Konflik Luka Doncic dan Goga Bitadze dalam Pertandingan Terbaru
Dari sekian banyak pasangan pemain NBA yang mungkin terlibat pertikaian, Luka Doncic dan Goga Bitadze bisa jadi salah satu yang paling mungkin. Doncic dikenal sering mendapatkan pelanggaran teknis, baik karena berteriak kepada wasit maupun karena berbicara dengan nada sarkastis kepada pemain lain, penggemar, dan siapa pun yang menurutnya mencurigakan. Sementara itu, Bitadze berperan sebagai penegak yang senang berkonfrontasi ketika ia merasakan rekan-rekannya terganggu. Ia bahkan pernah terlibat dalam insiden fisik dengan asisten pelatih Pacers pada tahun 2021.
Kejadian di Pertandingan
Dalam laga terbaru, kejadian tersebut bukanlah hal yang mengejutkan. Di akhir kuarter ketiga, Bitadze melakukan foul terhadap Doncic yang mengarah ke garis free throw, dan memicu sesi saling ejek di antara keduanya. Ketika mereka melanjutkan permainan, Doncic mendekati Bitadze, yang berujung pada pelanggaran teknis ganda. Ini adalah pelanggaran teknis ke-16 Doncic di musim ini yang membuatnya harus menjalani hukuman satu pertandingan.
Reaksi Setelah Pertandingan
Setelah Luke Kennard mencetak poin kemenangan untuk Lakers dengan tembakan buzzer-beater, Doncic diwawancarai dan ditanya mengenai insiden dengan Bitadze. Ia menyatakan timnya akan mengajukan banding untuk meminta penghapusan pelanggaran teknis tersebut. Dalam penjelasannya, Doncic mengaku bahwa Bitadze melanggar batas dengan mengancam keluarganya. “Saya berharap ini bisa dicabut,” ungkap Doncic usai pertandingan. “Saya tahu saya mengecewakan tim mendapatkan teknis terakhir. Namun, dia mengatakannya di free throw bahwa dia akan mengurus keluarga saya. Di titik tertentu, ini adalah lapangan basket; saya tidak bisa diam saja dan harus membela diri.”
Dalam konteks ini, penting untuk dicatat bahwa Doncic saat ini terpisah dari tunangannya dan sedang terlibat dalam sengketa hak asuh untuk dua putrinya.
Pernyataan Goga Bitadze
Setelah pernyataan Doncic viral, Bitadze memberikan tanggapannya. Ia membantah versi cerita Doncic. “Apa yang ia katakan, itu bukan kebenaran. Saya tahu apa yang saya katakan. Saya minta maaf jika itu melewati batas,” kata Bitadze. Menurutnya, Doncic lebih dulu yang berbicara tentang keluarganya, dan ia hanya membalas kata-kata tersebut.
Bitadze menekankan, “Saya sangat menghargai keluarga semua orang. Di tempat saya, keluarga itu sangat sakral dan kami saling menghargai.” Ketika ditanya mengenai ucapan yang membuat ketegangan, ia mengungkapkan bahwa Doncic mengatakan sesuatu tentang ibunya, yang dianggapnya tidak pantas untuk dibicarakan di lapangan.
Perspektif Bahasa
Sementara kita mengetahui garis besar ejekan yang terjadi—berkaitan dengan ancaman terhadap ibu—ada beberapa ketidakpastian karena percakapan berlangsung dalam bahasa Serbia, yang bukan bahasa pertama kedua pemain. Doncic, yang memiliki keturunan Serbia, belajar bahasa tersebut sejak kecil, sedangkan Bitadze juga pernah bermain di Serbia sebelum bergabung dengan NBA. Keduanya memiliki latar belakang bahasa yang beragam, dengan Bitadze sebagai penutur asli bahasa Georgia, yang memiliki alfabet unik.
Dampak dan Agenda NBA Berikutnya
Sekarang, NBA harus menyelidiki insiden ini sebelum menentukan apakah Doncic akan tampil dalam pertandingan senin mendatang. Keputusan tersebut akan berdampak signifikan terhadap Dallas Mavericks yang mengandalkan performa Doncic. Penggemar patut menantikan kabar terbaru terkait status pemain bintang mereka ini.
(BA/GN)
sumber : defector.com
Leave a comment