Manchester United Terdampak Hukuman Finansial akibat Pelanggaran Chelsea
Manchester United harus menghadapi dampak finansial dan sportivitas setelah Chelsea menerima hukuman akibat pelanggaran aturan Premier League.
Baru-baru ini, Chelsea dijatuhi sanksi berupa larangan transfer yang ditangguhkan selama satu tahun, denda sebesar £11 juta, dan larangan transfer akademi selama sembilan bulan karena pelanggaran yang terjadi di masa lalu.
Pemilik Chelsea, Todd Boehly, melaporkan pelanggaran tersebut, yang melibatkan pembayaran tidak terdaftar sebesar lebih dari £47 juta yang dilakukan oleh Chelsea di bawah kepemilikan Roman Abramovich antara tahun 2011 dan 2018.
Pembayaran ini meliputi dana yang diberikan kepada pemain, agen yang tidak terdaftar, serta pihak ketiga lainnya, termasuk Eden Hazard, yang pernah menjadi target United.
Berdasarkan informasi dari The Times, United gagal merekrut Hazard pada tahun 2012 karena menolak untuk melakukan pembayaran belakang kepada agen pemain tersebut. Pembayaran offshore sebesar £6 juta yang dilakukan oleh Abramovich kepada agen Hazard tengah diselidiki.
Dampak Pembayaran Tersembunyi
Pakar keuangan sepak bola, Adam Williams, menyatakan bahwa dampak dari pengeluaran Abramovich dan Chelsea sangat berpengaruh terhadap United antara tahun 2011 hingga 2018. United tidak hanya kehilangan kesempatan merekrut pemain seperti Hazard, tetapi keputusan seperti pengambilalihan oleh Glazers juga terpengaruh.
“Kedatangan Abramovich di Premier League menjadi salah satu momen kritis dalam sejarah sepak bola modern. Itu memicu inflasi besar-besaran, dimana klub-klub besar seperti Manchester United harus meningkatkan pengeluaran untuk bersaing di lapangan dan mempertahankan pangsa pasar di tengah masuknya modal asing,” ujar Williams.
Williams juga menambahkan bahwa jika United merekrut Hazard pada tahun 2012, hasilnya mungkin akan sangat berbeda. Hazard dianggap sebagai pemain yang dapat memenangkan gelar, dan kehilangan peluang tersebut menjadi kekecewaan tersendiri bagi United.
Reaksi Terhadap Hukuman
Williams menilai hukuman yang dijatuhkan oleh Premier League tidak sebanding dengan pelanggaran yang dilakukan. Ia menilai denda yang kecil menunjukkan ketidakadilan, terutama karena dianggap tidak ada keuntungan sportivitas dari pembayaran ilegal tersebut.
“United seharusnya didorong untuk melakukan tawaran serupa, namun mereka menolak. Mungkin ada sedikit penyesalan di tim manajemen saat itu. Jika mereka tahu denda hanya £11 juta, mungkin ada yang melihatnya sebagai biaya bisnis yang wajar, tetapi mereka melakukan hal yang benar dengan menolak,” tambahnya.
Kegagalan Transfer Hazard ke United
Eden Hazard mengungkapkan bahwa United sangat dekat untuk merekrutnya pada tahun 2012. Ia bahkan memiliki pembicaraan dengan Sir Alex Ferguson sebelum akhirnya memilih Chelsea. Dalam wawancaranya dengan The Telegraph, Hazard menjelaskan alasan di balik keputusannya.
“Saya selalu ingin bermain di Inggris. Ada persaingan antara Chelsea dan United, tetapi saya rasa Chelsea memiliki proyek yang lebih baik,” ungkap Hazard.
Kemudian, Hazard juga menyebutkan pengaruh Abramovich dalam proses transfernya. “Saya berbicara dengan Abramovich, dia sangat sederhana dan mencintai sepak bola. Kami memiliki pemahaman yang sama, dan dia ingin memastikan Chelsea tetap di posisi teratas.”
Hukuman terhadap Chelsea ini mengingatkan kita akan pentingnya integritas dalam sepak bola. Bagi Manchester United, kekecewaan terhadap peluang yang hilang dan dampak finansial yang ditimbulkan menjadi berkurangnya daya saing di liga yang semakin kompetitif.
(PL/GN)
sumber : www.unitedinfocus.com
Leave a comment