Romero Janji Berikan 200% Usaha di Tujuh “Final” Terakhir Tottenham
Cristian Romero bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi Tottenham Hotspur di tujuh pertandingan tersisa mereka untuk menghindari kemungkinan degradasi dari Premier League.
Kekalahan yang Menghancurkan
Harapan bertahan Spurs mengalami pukulan berat setelah kalah 3-0 dari Nottingham Forest di kandang, yang membuat posisi mereka merosot ke urutan 17. Ini menambah risiko terdegradasi untuk pertama kalinya sejak 1977. Tottenham kini mengalami 13 pertandingan tanpa kemenangan di liga, dan meskipun para penggemar menyambut bus tim dengan meriah, semangat yang menggebu sebelum pertandingan itu sirna setelah kekalahan menyakitkan ini.
Ucapan Romero Pasca Pertandingan
“Hari ini sulit bagi semua orang, tetapi yang terpenting adalah berbicara tentang para penggemar. Terima kasih atas dukungan mereka yang selalu setia,” ujar Romero. “Mereka memberi kami dukungan yang luar biasa, tetapi bagi kami ini adalah hari yang buruk. Sekarang sudah selesai, dan yang paling penting adalah memahami situasi ini.
“Ini tidak mudah, tetapi yang terpenting adalah menjalani tujuh pertandingan terakhir. Saya berjanji akan memberikan 200% di setiap pertandingan, dan meskipun ini bukan hal yang mudah, kita harus tetap bersatu. Hari ini memang buruk, tetapi kami akan berjuang lagi.”
Berdasarkan Pertandingan
Spurs sebelumnya sempat membangun momentum positif setelah meraih hasil imbang melawan Liverpool dan kemenangan 3-2 atas Atlético Madrid. Ini membuat mereka percaya diri untuk meraih kemenangan perdana di liga tahun 2026 saat berhadapan dengan tim yang juga berjuang untuk tidak terdegradasi seperti Forest. Sekitar 10.000 penggemar Tottenham melakukan pawai di High Road sebelum pertandingan, menciptakan suasana partisan yang positif, yang diikuti dengan performa awal yang menjanjikan di babak pertama.
Richarlison memiliki satu peluang yang melenceng, sementara pemain Forest, Igor Jesus, sempat menjatuhkan bola ke mistar gawang sendiri. Namun, menjelang akhir babak pertama, Jesus berhasil mencetak gol. Meskipun Mathys Tel hampir mengubah keadaan dengan tembakannya yang mengenai mistar gawang, Spurs justru terpuruk setelah jeda.
Pergantian taktik dari Igor Tudor ternyata tidak memberikan dampak positif, dan banyak pemain tuan rumah kehilangan fokus hingga Morgan Gibbs-White mencetak gol pada menit ke-62. Gol kedua dari Taiwo Awoniyi di menit ke-87 makin menegaskan kemenangan Forest, di mana banyak pendukung Tottenham memilih meninggalkan stadion sebelum pertandingan usai.
Menjaga Harapan di Sisa Musim
Romero menambahkan di SpursPlay: “Di awal pertandingan, kami bermain dengan baik di lapangan dan tidak kebobolan. Namun, pada akhir babak pertama, kami kebobolan gol yang sangat ceroboh. Sekarang sudah berakhir.”
Kekalahan ini menjadi yang ke-10 bagi Tottenham di liga musim ini, mengurangi kepercayaan penggemar sebelum kick-off. Namun, fan kelompok telah menyiapkan rencana untuk mendukung tim pada pertandingan kandang berikutnya melawan Brighton pada 18 April mendatang.
“Sungguh luar biasa, terutama di momen sulit seperti ini. Saya siap bertanggung jawab, tetapi terima kasih kepada penggemar,” ungkap kapten Romero. “Dukungan kalian fantastis, dan kini saatnya kami, para pemain dan staf, untuk memberikan lebih, terutama saya sendiri. Kami akan berjuang di tujuh pertandingan terakhir ini.”
Berita Duka di Luar Lapangan
Tottenham juga mengonfirmasi bahwa ayah Tudor, Mario, telah meninggal dunia, dan pihak klub menyampaikan belasungkawa kepada Tudor dan keluarganya di masa sulit ini. Sebelumnya, Juventus, salah satu klub yang pernah dibela Tudor, juga menyampaikan dukungan kepada Tudor dan keluarganya dalam pernyataan resmi mereka.
Kesimpulan
Duel melawan Brighton mendatang menjadi vital bagi Tottenham untuk memperbaiki posisi mereka. Tim harus bangkit dan berusaha keras demi menghindari sejarah kelam degradasi.
(PL/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment