Home Sepakbola Spanyol LaLiga Proyek paling luar biasa: FC Bayern tinggalkan Real Madrid dan Barça!
LaLiga

Proyek paling luar biasa: FC Bayern tinggalkan Real Madrid dan Barça!

Share
Proyek paling luar biasa: FC Bayern tinggalkan Real Madrid dan Barça!
Share

Perkembangan FC Bayern di Era 1960-an dan Awal 1970-an

Di tengah kondisi yang ada, tim baru yang dipimpin oleh Sepp Maier, Franz Beckenbauer, dan Gerd Müller berkembang menjadi yang terbaik di Jerman. Promosi di tahun 1965 dan meraih gelar Bundesliga pertama pada tahun 1969. Namun, ambisi FC Bayern tidak hanya berhenti di Jerman; mereka juga mengejar tahta Eropa. Untuk bersaing dengan klub-klub besar di benua ini, tim Munich merencanakan proyek infrastruktur besar pertama mereka. Beruntung, mereka dipimpin oleh presiden yang juga seorang kontraktor bangunan, Wilhelm Neudecker, serta anggota yang dermawan.

Pembangunan Klub dan Fasilitas Baru

Pada tahun 1970, FC Bayern meminta sumbangan dalam buletin klubnya untuk membangun klub baru di Säbener Straße. Bangunan ini bukan hanya akan menjadi tempat bagi tim, tetapi juga untuk kantor administrasi. Sebanyak 500.000 mark terkumpul, namun total biaya konstruksi mencapai 3,8 juta mark. Pada 17 Mei 1971, kompleks ini resmi dibuka di hadapan 150 tamu, termasuk Wali Kota Munich, Hans-Jochen Vogel. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang ganti, kantor, restoran, aula olahraga serba guna, empat lapangan rumput, dan lapangan keras. Bangunan lama awalnya dipertahankan sebagai tempat penyimpanan alat kebun.

Upaya Menjaga Pemain di Klub

Sama seperti yang terjadi di era Klinsmann, tujuan renovasi ini juga untuk membuat para pemain lebih lama berada di area klub – namun percobaan pertama ini tidak berhasil. “Di bangunan baru, ada beberapa ruangan dengan tempat tidur. Ruangan tersebut sebenarnya dimaksudkan agar kami bisa menginap pada Jumat malam setelah latihan dan bersiap untuk pertandingan Sabtu,” kenang Maier. “Namun, itu hanya dilakukan sekitar tiga kali. Kami mengeluh karena tidak ada kenyamanan. Tempatnya terlihat seperti asrama pemuda. Kami tidak tahan.”

Baca juga:  Resmi! Ini Skuad Barcelona Hadapi Slavia Praha di UCL.

Pelatih Robert Schwan yang inovatif segera memahami kekhawatiran para bintang tersebut. Akhirnya, Presiden Neudecker juga setuju untuk mengizinkan menginap di hotel; sebelum pertandingan besar, mereka bahkan tinggal di Bachmair yang mewah di Danau Tegernsee. Peningkatan kondisi latihan di Säbener Straße, dikombinasikan dengan profesionalisme yang semakin meningkat, membuahkan hasil. FC Bayern meraih gelar Piala Eropa pada tahun 1974, 1975, dan 1976.

Perkembangan dan investasi di fasilitas tim ini menunjukkan bagaimana FC Bayern terus berkomitmen untuk menjadi klub kelas dunia. Dengan upaya ini, mereka tidak hanya berhasil di level domestik tetapi juga menancapkan pengaruh di kompetisi Eropa, yang menjadi landasan kesuksesan yang akan datang.

(SA/GN)
sumber : www.goal.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pérez siap lindungi Bitar setelah menolak wakili Maroko.

Pérez siap melindungi Bitar dari tekanan setelah menolak tawaran untuk mewakili Maroko,...

Barcelona Hampir Meraih Kebebasan: Apa yang Baru di La Liga?

Barcelona hampir meraih kebebasan finansial di La Liga, berkat kebijakan baru yang...

Enzo Fernández terima pesan penuh semangat dari Real Madrid!

Enzo Fernández menerima pesan semangat dari Real Madrid, mendorongnya untuk terus berjuang...

Barcelona dan Atletico Madrid Siap Duel Sengit di La Liga!

Barcelona dan Atletico Madrid akan bertemu dalam duel sengit di La Liga,...