Presiden Barcelona Abaikan Messi, Fans Marah
Presiden Barcelona, Joan Laporta, baru-baru ini memicu kemarahan sejumlah penggemar setelah mengabaikan Lionel Messi saat menyebut pemain terbaik dalam sejarah. Dalam pernyataannya, Laporta malah memberikan penghargaan tersebut kepada legenda Belanda, Johan Cruyff.
Cruyff, Legenda Barcelona
Laporta menyebutkan Cruyff sebagai “pemain terbaik dalam sejarah sepak bola” dalam sebuah penghormatan emosional yang disampaikan di TV3, bertepatan dengan peringatan sepuluh tahun wafatnya Cruyff. Selama lima tahun berkarier di Barcelona dari tahun 1973 hingga 1978, Cruyff meninggalkan jejak yang tak terlupakan dan kemudian kembali sebagai manajer yang sukses, menerapkan filosofi permainan yang masih menjadi identitas klub hingga kini.
Warisan yang Tidak Terbantahkan
Warisan Cruyff dalam sepak bola tak bisa diperdebatkan. Sebagai seorang pemain yang brilian dan pelatih yang jenius, pengaruhnya pada sepak bola modern sangat besar, termasuk menjadi inspirasi bagi Pep Guardiola serta banyak pelatih lain.
Hubungan Dingin Dengan Messi
Namun, banyak yang menganggap ucapan Laporta sebagai serangan terhadap Messi, dengan siapa ia memiliki hubungan yang kurang harmonis. Saat Laporta mulai masa kepemimpinannya yang kedua pada tahun 2021, ia dihadapkan pada tantangan untuk menyelesaikan kontrak Messi yang terhambat oleh masalah finansial. Messi akhirnya terpaksa meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Paris Saint-Germain, meninggalkan rasa kecewa terhadap Laporta yang sebelumnya menjanjikan perpanjangan kontrak.
Ketegangan yang Berkepanjangan
Sejak kepergiannya, Laporta terus berbicara tentang Messi, yang semakin membuat frustrasi sang pemain. Tensi juga tampaknya meningkat selama negosiasi kemungkinan kembalinya Messi ke Barcelona pada tahun 2023. Laporta menyatakan bahwa Messi lah yang menolak untuk kembali, menginginkan kehidupan yang lebih tenang di Inter Miami, sementara beberapa sosok kunci di Barcelona, termasuk manajer Xavi, memiliki pandangan berbeda, menyebutkan bahwa tawaran itu dicabut oleh Laporta sendiri karena kekhawatiran akan pengaruh Messi di klub.
Rencana Penghormatan untuk Messi
Di tengah hubungan yang tegang, rencana Barcelona untuk menggelar penghormatan publik bagi Messi juga mengalami kemunduran. Laporta ingin mengadakan acara besar dan membangun patung sebagai penghormatan, serta membuka peluang bagi Messi untuk kembali di posisi profesional. Meskipun begitu, hingga saat ini perkembangan positif masih sulit didapatkan selama hubungan keduanya belum terjalin kembali dengan baik.
“Leo akan terhubung dengan Barcelona dengan cara yang ia inginkan,” kata Laporta. Namun, bagaimana Messi ingin terlibat masih belum jelas, dan penting untuk membangun kembali hubungan tersebut agar dapat mencapai kemajuan yang berarti.
(SA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment