Survei Temukan Mayoritas Penggemar Liga Primer Menolak VAR
Oleh: Eleanor Crooks, Korrespondensi Olahraga Press Association
Tiga perempat penggemar Liga Primer Inggris menolak penggunaan VAR, menurut survei yang dilakukan oleh Football Supporters’ Association. Survei ini melibatkan hampir 8.000 pendukung, di mana lebih dari separuh di antaranya menghadiri lebih dari 15 pertandingan kandang dalam satu musim.
Ketidakpuasan Terhadap VAR
Hasil survei menunjukkan besarnya ketidakpuasan terhadap VAR, dengan lebih dari 97 persen responden tidak setuju bahwa VAR membuat menonton sepak bola lebih menyenangkan. Lebih dari 90 persen juga merasa bahwa VAR tidak meningkatkan pengalaman menonton pertandingan.
Sekitar 75.71 persen peserta menyatakan tidak mendukung penggunaan VAR, sementara lebih dari 70 persen berpandangan bahwa teknologi ini tidak meningkatkan akurasi keputusan wasit. Kecepatan dalam mengambil keputusan pun terus menjadi keluhan besar, dengan kurang dari tiga persen responden yang setuju bahwa keputusan VAR dibuat dalam waktu yang wajar. Mayoritas merasa keputusan tidak lebih cepat meski ada usaha untuk mempercepat proses.
Dampak Terhadap Perayaan Gol
Lebih dari 90 persen penggemar merasa VAR menghilangkan kebahagiaan spontan saat merayakan gol. Meskipun ada dukungan untuk pengumuman in-game yang menjelaskan keputusan VAR, sekitar 50 persen penggemar masih mengungkapkan ketidakpuasan terhadap proses komunikasi yang ada.
Penggunaan VAR yang Diperdebatkan
Meski ada sejumlah dukungan terbatas untuk mereview kartu merah, sebagian besar penggemar menolak penggunaan VAR untuk keputusan terkait offside, pelanggaran, dan handball yang terjadi sebelum gol. Satu-satunya penggunaan teknologi yang mendapat dukungan kuat adalah teknologi garis gol, yang disetujui oleh lebih dari 93 persen responden.
Selain itu, lebih dari 85 persen penggemar khawatir tentang kemungkinan perluasan penggunaan VAR. Liga Primer berencana untuk meminta pendapat klub mengenai penggunaannya untuk mereview keputusan corner di musim depan, yang dipastikan tidak akan disambut baik, mengingat lebih dari 70 persen penggemar menolak ide ini.
Kritik terhadap Keputusan Kartu Kuning
Sebagian besar menyatakan ketidaksetujuan terhadap penggunaan VAR untuk memeriksa kartu kuning kedua. Namun, ada sedikit dukungan untuk sistem tantangan yang membatasi jumlah intervensi VAR yang diperbolehkan.
Preferensi Nonton Tanpa VAR
Walaupun begitu, hasil survei ini mungkin berpotensi menguntungkan liga-liga bawah, karena lebih dari 80 persen responden kini lebih memilih menonton pertandingan tanpa VAR. Thomas Concannon, manajer jaringan Liga Primer FSA, menyatakan bahwa hasil ini sejalan dengan survei sebelumnya di tahun 2021, di mana para penggemar menyampaikan keraguan tentang pengenalan VAR.
“Mayoritas melaporkan kekhawatiran yang sama setelah lima tahun—hilangnya spontanitas saat merayakan gol serta pengalaman nonton yang menurun,” ujar Concannon.
Tanggapan Liga Primer
Perwakilan Liga Primer menyatakan bahwa liga mengakui pentingnya meminimalkan dampak VAR terhadap pengalaman penggemar, sambil menambahkan bahwa VAR telah memberikan lebih banyak keputusan benar. Secara rata-rata, terdapat sekitar 100 keputusan VAR yang benar setiap musim—kejadian di mana gol yang seharusnya tidak sah malah disahkan, atau sebaliknya.
Liga Primer juga menjelaskan bahwa penelitian menunjukkan penggemar umumnya mendukung keberadaan VAR, dengan harapan perbaikan dalam penggunaan teknologi ini di masa mendatang.
(PL/GN)
sumber : www.con-telegraph.ie
Leave a comment