Inggris Tanpa Harry Kane Kesulitan Hadapi Jepang di Wembley
Thomas Tuchel menyatakan bahwa Inggris menunjukkan ketergantungan pada Harry Kane setelah mereka mengalami kekalahan dari Jepang di Wembley. Kane, yang absen akibat cedera saat latihan, menyaksikan pertandingan dari bangku penonton.
Selama sepuluh tahun terakhir, Kane mendominasi posisi penyerang utama Inggris, sehingga tidak ada cadangan yang siap mengisi perannya. Ketidakhadirannya dalam laga ini menyoroti kurangnya produktivitas gol tim tanpa striker andal tersebut. Tuchel membela ketergantungan Inggris pada Kane, yang telah mencetak 48 gol musim ini.
Pelatih asal Jerman tersebut menjelaskan bahwa adalah hal yang wajar bagi sebuah tim untuk mengandalkan pemain kunci, seperti Messi di Argentina atau Ronaldo di Portugal. “Mengapa Argentina tidak bergantung pada Messi atau Portugal pada Cristiano Ronaldo? Itu sangat normal. Kita melihat dampaknya ketika pemain kunci tidak ada,” ungkap Tuchel.
Analisis Pertandingan
Inggris kesulitan mencetak gol di 20 menit terakhir pertandingan. Di babak pertama, mereka bermain terlalu rapat, sementara di babak kedua, mereka mulai lebih dinamis dan memperluas permainan, tetapi tetap tidak mampu mengonversi peluang. Ketika Kane tidak ada, Tuchel memilih Phil Foden untuk berperan sebagai false nine, menggantikan posisi striker konvensional. Meski Dominic Solanke tersedia di bangku cadangan, pelatih tidak melihat adanya masalah dengan skema yang diterapkan.
Inggris baru mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama mereka pada menit ke-70, membuktikan kesulitan mereka di sepertiga akhir lapangan. Tuchel mengomentari bahwa ini bukan akhir dunia dan menekankan pentingnya bermain lebih baik meski menghadapi tim terlatih dengan formasi baru.
Reaksi Pemain dan Pelatih
Tuchel mengakui bahwa timnya bisa melakukan lebih baik, namun menghadapi lawan yang disiplin. Ia juga menghindari isu bahwa beberapa pemain kesulitan menghadapi tekanan bermain untuk timnas Inggris. “Saya tidak ingin terlibat dalam diskusi ini,” tegasnya.
Kekalahan ini menunjukkan perlunya Inggris mempersiapkan diri lebih matang, terutama menjelang pertandingan-pertandingan mendatang. Dipastikan, mereka harus menemukan solusi atas ketidakberdayaan saat Kane absen untuk tetap bersaing di level tertinggi.
(SA/GN)
sumber : www.mirror.co.uk
Leave a comment