Kapten Timnas Italia, Donnarumma, Ungkap Kekecewaan Setelah Kegagalan Kualifikasi Piala Dunia 2026
Gianluigi Donnarumma, kapten timnas sepak bola Italia, mengekspresikan kesedihannya di media sosial setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Ini menjadi kali ketiga berturut-turut bagi Italia tidak mendapatkan tempat di Piala Dunia setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina melalui adu penalti di final playoff.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan berakhir imbang 1-1 selama waktu normal, dan Italia terpaksa menyerah 4-1 dalam adu penalti. Sejak mendapatkan kartu merah Alessandro Bastoni di babak pertama, Italia bermain dengan sepuluh orang. Donnarumma meski tampil brilian dengan beberapa penyelamatan cemerlang di babak kedua, tidak mampu menghentikan satu pun tembakan dari lawan saat adu penalti.
Reaksi Pemain
Selama adu penalti, terjadi ketegangan antara Donnarumma dan kiper lawan, Nikola Vasilj. Setelah pertandingan, rekan-rekannya harus menahan Donnarumma saat ia mencoba untuk mendekati pemain Bosnia yang merayakan kemenangan.
Donnarumma menulis di Instagram menyampaikan rasa simpatinya terhadap kekecewaan fans, menegaskan perlunya kekuatan dan keberanian untuk mengembalikan Italia ke kejayaannya. Meskipun ia debut di tahun 2016 pada usia 17, sampai saat ini ia belum pernah merasakan bermain di Piala Dunia.
Dampak dan Harapan
Kini, Donnarumma harus menunggu hingga minimal berusia 31 tahun untuk mendapatkan kesempatan berikutnya. Ia masih mengingat saat Italia tersingkir dari fase grup Piala Dunia 2014 saat ia baru berusia 15 tahun. Gagal tiga kali berturut-turut meraih tempat di Piala Dunia (2018, 2022, dan 2026) menjadi sebuah kehampaan besar bagi negara dengan empat gelar juara dunia seperti Italia.
Donnarumma menyerukan kepada tim untuk bersatu dan tidak patah semangat. Ia yakin, hidup akan memberikan penghargaan kepada mereka yang terus bekerja keras.
(SA/GN)
sumber : english.ratopati.com
Leave a comment