Home Sepakbola Champions League Sekolah Spanyol kembali jadi model sukses Liga Champions!
Champions League

Sekolah Spanyol kembali jadi model sukses Liga Champions!

Share
Share

Man-Marking Kembali Populer di Bundesliga, Apa Dampaknya?

Di Jerman, ada ungkapan yang mengatakan: “Ikuti lawanmu sampai ke toilet!” Ini adalah seruan untuk man-marking. Pendekatan taktis yang sederhana ini menunjukkan kebangkitan tak terduga setelah Atalanta berhasil meraih kemenangan di Europa League 2024 dengan metode tersebut.

Namun, saat menghadapi tim dengan kualitas individu yang jauh lebih baik, man-marking menjadi tidak efektif. Atalanta merasakannya ketika tersingkir di babak 16 besar Liga Champions oleh Bayern Munich, yang menang telak dengan agregat 10-2. Jarang sekali kita melihat pertandingan fase knockout yang sepihak seperti itu.

Taktik yang Berbeda di Spanyol

Di Spanyol, pendekatan defensif yang berbeda diadopsi, yaitu fokus pada penguasaan bola dan permainan kombinasi yang terorganisir. Taktik ini menuntut pemain untuk bekerja sama dan berorientasi dalam situasi satu lawan satu pada saat yang tepat. Untuk Spanyol, ini bukan hanya tentang taktik, tetapi sudah menjadi identitas mereka. Mereka telah membuktikan keberhasilan melalui 24 gelar di tiga kompetisi Eropa dalam abad ini, sedangkan Inggris mencatatkan 11, diikuti Italia dan Jerman dengan masing-masing lima dan empat gelar.

Dominasi Pelatih Spanyol di Eropa

Nama-nama pelatih Spanyol mendominasi kompetisi Eropa; terdapat 11 pelatih Spanyol di babak 16 besar dari ketiga kompetisi, lebih dari dua kali lipat dari negara kedua. Di babak perempat final, mereka juga memimpin jumlah pelatih, mengulang kembali kesuksesan besar. Xabi Alonso menghentikan dominasi Bayern dengan Bayer Leverkusen, sementara Unai Emery terus mengangkat tim-tim kecil seperti Aston Villa ke level yang lebih tinggi.

Keberhasilan Luis de la Fuente yang memimpin tim nasional Spanyol meraih gelar Juara Eropa di tahun 2024 menambahkan catatan positif bagi Spanyol. Dalam lima gelaran terakhir, tiga kali gelar Eropa diraih oleh Spanyol, melampaui dominasi Jerman di tahun 70-an dan 80-an. Pada Piala Dunia musim panas ini, tim Spanyol kembali menjadi salah satu calon kuat juara.

Baca juga:  Maresca Buka-bukaan: Cole Palmer Absen Latihan, Tak Main UCL!

Analisis Taktik di Bundesliga

Saat ini, Bundesliga mulai kembali mengenalkan man-marking, meski hanya sebagai strategi jangka pendek. Hal ini terlihat dari tim Bayern yang beberapa kali menggunakan man-marking di bawah asuhan Vincent Kompany. Meskipun mereka mencetak kejutan di fase grup, kesulitan mulai muncul saat tim lawan meningkatkan kesiapan.

Pindah dari pendekatan berbasis penguasaan bola menuju man-marking tanpa kehilangan kendali merupakan tantangan besar untuk pelatih mana pun. Belum ada pelatih yang berhasil secara konsisten dalam hal ini, bahkan pelatih terbaik sekalipun.

Dampak Keberhasilan Tim Spanyol

Keberhasilan pelatih-pelatih Spanyol dan tim nasional mereka menunjukkan adanya pergeseran dalam cara pandang terhadap strategi dan taktik di lapangan. Sementara tim-tim Italia menghadapi kesulitan dengan tidak adanya klub yang menembus babak perempat final Liga Champions tahun ini, hal ini menunjukkan bahwa Italia mungkin perlu meninjau kembali pendekatannya.

Dengan semakin banyaknya pelatih yang terpengaruh oleh gaya permainan Spanyol, Bundesliga dan kompetisi Eropa lainnya mungkin harus bersiap untuk mengadaptasi taktik baru yang lebih dinamis dan efisien. Masa depan sepak bola Eropa akan sangat bergantung pada kemauan tim untuk terus beradaptasi dengan perkembangan tersebut.

(LC/GN)
sumber : www.theguardian.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Merah Kandas di Paris: Harapan Hancur dalam Kekalahan!

Dalam "Merah Kandas di Paris: Harapan Hancur dalam Kekalahan!", kisah sedih ini...

Prediksi UEFA Champions League: Proyeksi Supercomputer Opta untuk Perempat Final 2025-26

Supercomputer Opta meramalkan perempat final UEFA Champions League 2025-26, mengungkap tim-tim unggulan...

Siap-siap! March Madness, Masters, dan Liga Champions Kembali Seru!

March Madness, Masters, dan Liga Champions siap hadir kembali! Atlet terbaik di...

Arsenal diingatkan, Sporting punya satu keunggulan di perempat final!

Arsenal harus waspada menjelang perempat final, karena Sporting memiliki satu keunggulan tak...