Montoya Dorong Audi Rekrut Christian Horner
Juan Pablo Montoya, mantan pembalap Formula 1, mendesak Audi untuk mempertimbangkan Christian Horner sebagai manajer tim baru mereka. Montoya percaya bahwa banyak orang yang meremehkan pencapaian Horner selama ini.
Kondisi Terakhir Horner
Horner saat ini tengah mencari jalan kembali ke F1 setelah dipecat dari Red Bull setelah Grand Prix Inggris musim lalu. Selama lebih dari 20 tahun memimpin tim asal Austria tersebut, Horner berhasil membawa Red Bull meraih delapan gelar juara dunia dan tujuh gelar konstruktor.
Meski tercatat sebagai salah satu manajer tim paling sukses dalam sejarah F1, Horner masih belum mendapatkan posisi baru dan sempat dikaitkan dengan tim Alpine, namun hingga kini tidak ada perkembangan lebih lanjut.
Posisi Audi yang Kosong
Audi saat ini juga tengah mencari kepala tim baru setelah kepergian mendadak Jonathan Wheatley, yang dikabarkan akan bergabung dengan Aston Martin. Kini, kepala proyek F1 Audi, Mattia Binotto, harus menjalankan peran sebagai manajer tim sementara—sesuatu yang diyakini Montoya tidak diinginkan Binotto.
Pandangan Montoya
“Mattia memiliki tantangan yang berat, karena saya rasa dia tidak ingin terlibat sepenuhnya,” kata Montoya dalam wawancaranya dengan talkSPORT. “Dia mungkin lebih suka berada di latar belakang.”
Montoya yakin bahwa Horner dapat menjadi sosok yang tepat untuk mengisi posisi Wheatley di Audi berkat catatan kesuksesannya, terlepas dari pandangan yang ada tentang dirinya. “Mereka perlu seseorang seperti Christian untuk melakukannya. Saya rasa orang-orang meremehkan apa yang dilakukan Christian, seberapa lama dia melakukannya, dan apa yang telah dicapainya. Anda bisa suka atau tidak suka padanya, tetapi dia bisa memberikan hasil,” tambah Montoya.
Dampak untuk Audi dan F1
Jika Audi berhasil merekrut Horner, ini bisa membawa perubahan signifikan bagi tim. Pengalamannya dapat memberikan arah yang jelas dan strategi yang tepat dalam menghadapi kompetisi F1 yang semakin ketat. Audi perlu memastikan bahwa mereka memiliki kepemimpinan yang kuat untuk dapat bersaing di level tertinggi.
(SA/GN)
sumber : racingnews365.com
Leave a comment