Kejadian Bersejarah: Seth dan Steph Curry Bermain Bersama di NBA
SAN FRANCISCO – Setelah pertandingan yang menyakitkan bagi Golden State Warriors saat kalah 117-116 dari Houston Rockets pada Minggu malam, Seth Curry segera mendekati VP Operasional Tim Golden State, Eric Housen. Dia ingin memastikan bahwa dia menjadi pemilik jersey kakaknya, Steph, yang kini akan menjadi harta keluarga setelah mereka akhirnya bermain bersama sebagai profesional.
“Saya langsung mengambilnya,” ungkap Seth Curry yang kini berusia 35 tahun. “Jersey itu akan saya bingkai selamanya.”
Capaian Luar Biasa
Bagi Steph Curry, yang berusia 38 tahun dan telah meraih empat gelar juara serta dua penghargaan MVP, bermain dalam satu tim dengan adiknya adalah salah satu pencapaian terbesarnya. Dalam laga tersebut, Steph mencetak 29 poin dalam 26 menit setelah absen selama 27 pertandingan akibat cedera lutut. Sementara itu, Seth mencatatkan enam poin dalam hanya tujuh pertandingan sepanjang musim ini.
“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, jujur saja,” lanjut Steph. “Kita berdua telah mengalami tahun yang sangat sulit, terutama Seth dengan semua cedera. Saya bercanda memanggil kami sebagai ‘Rehab Brothers’ karena sepanjang tahun ini memang seperti itu.”
Perjalanan Menuju Momen Ini
Sejak Seth menandatangani kontrak dengan Warriors selama pramusim, bermain bersama sudah menjadi tujuan utama mereka dan tim. Namun, jika tidak ada keberuntungan, kesempatan itu selalu terlewatkan. Seth tidak resmi ditandatangani hingga bulan Desember, saat Steph juga harus menepi karena cedera. Setelah hanya dua pertandingan, Seth mengalami masalah pada syaraf skiatik tepat saat Steph kembali bermain.
Setelah sembuh dan siap bermain setelah absen 32 pertandingan, kini giliran Steph yang harus menepi akibat cedera lutut. Ada keraguan apakah keduanya akan pernah bermain bersama, tetapi akhirnya pada hari Minggu, momen itu tiba.
Momentum di Lapangan
Pada kuarter kedua dengan waktu tersisa 6:19 setelah timeout, Steph masuk ke lapangan untuk bergabung dengan Seth yang sudah ada di dalam permainan. Ini adalah kali pertama keduanya bermain bersama sejak Steph menjadi senior dan Seth berada di kelas dua SMA.
“Saat momen itu tiba, saat keluar dari timeout dan membahas matchup kami, saya merasa seakan kembali ke Charlotte Christian School,” kata Steph.
Meskipun assist antara Curry ke Curry untuk mendapatkan skor tidak terbentuk dalam laga melawan Rockets, mereka masih memiliki empat pertandingan tersisa untuk mewujudkannya. Terlepas apakah hal itu terjadi atau tidak, keduanya akan selalu bisa menghargai momen berharga saat bermain bersama.
“Saat semuanya sudah berlalu, saya yakin kami akan memajang foto-foto dari malam ini dan membicarakannya,” tutup Steph.
Dampak Bagi Tim
Momen ini menjadi penting bagi kedua bersaudara dan juga bagi Warriors, menandai kebangkitan mereka setelah berbagai cedera. Mengingat sisa pertandingan, fans sangat menantikan kesempatan mendatang untuk melihat kombinasi Curry yang lebih berproduktivitas di lapangan.
(BA/GN)
sumber : www.chicoer.com
Leave a comment