Rafael Leao Menjadi Target Barcelona
Pemain asal Portugal, Rafael Leao, telah menjadi perhatian FC Barcelona dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, Barcelona tertarik untuk merekrut Leao setelah Nico Williams memutuskan untuk bertahan di Athletic Club. Namun, upaya tersebut gagal karena AC Milan meminta lebih dari €100 juta, dan situasi keuangan Barcelona yang tidak memungkinkan untuk melakukan pengeluaran sebesar itu.
Leao Ditawarkan kepada Barcelona
Kini, Leao diperkirakan akan meninggalkan AC Milan akibat ketidakcocokannya dengan pelatih Massimiliano Allegri. Menurut Corriere della Sera (via SPORT), layanannya telah ditawarkan kepada beberapa klub Eropa, termasuk Barcelona.
Musim ini, performa Leao cenderung tidak konsisten dan ada sejumlah insiden di dalam ruang ganti. Allegri tidak menjadikannya sebagai starter tetap, dan Milan berusaha mengurangi beban gaji dengan menjual pemain dengan bayaran tertinggi di skuad.
AC Milan bersedia menerima tawaran sekitar €50 juta untuk winger ini. Meski telah memperpanjang kontrak hingga 2028 dengan klausul pelepasan yang meningkat menjadi €170 juta, kondisi saat ini memungkinkan klub untuk menjualnya dengan harga yang lebih rendah.
Situasi Leao dan Prioritas Barcelona
Presiden terpilih Barcelona, Joan Laporta, sudah lama mengagumi Leao. Ketika klub sebelumnya berupaya merekrutnya, super-agent Jorge Mendes berperan sebagai perantara. Saat ini, Barcelona menyadari situasi Leao namun belum mengambil langkah konkret untuk merekrutnya, dan tampaknya belum menjadi prioritas mereka musim panas ini.
Barcelona kemungkinan memerlukan winger kiri jika Marcus Rashford tidak diikat dengan kontrak permanen. Namun, saat ini, klub memiliki prioritas lain yang lebih mendesak. Rencananya adalah untuk mempertahankan Rashford dengan mengaktifkan opsi pembelian sebesar €30 juta dan melakukan negosiasi untuk mengurangi gaji secara signifikan, atau berinvestasi pada pemain muda dengan potensi di posisi sayap kiri.
Keputusan mengenai masa depan Leao akan berdampak pada strategi jangka panjang baik untuk AC Milan maupun Barcelona, terutama dalam pengelolaan sumber daya dan komposisi skuad mereka masing-masing.
(SA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment