Home Sepakbola Inggris Premier League Cara Kiper Liga Premier Menghadapi Sudut dan Umpan Lebar
Premier League

Cara Kiper Liga Premier Menghadapi Sudut dan Umpan Lebar

Share
Cara Kiper Liga Premier Menghadapi Sudut dan Umpan Lebar
Share

Kekacauan Terkelola di Sudut-Sudut Liga Premier

Sudut-sudut di Liga Premier kini tampak seperti kekacauan yang terorganisir. Para penjaga gawang terjepit dalam kerumunan, dan pengiriman bola menjadi ajang perebutan untuk mengamankan bola kedua. Ratusan klip telah dianalisis untuk menilai bagaimana penjaga gawang utama mengatasi situasi ini.

Gambar yang Menggambarkan Kerumunan

Setelah Manchester United meraih kemenangan 1-0 di Everton pada bulan Februari, Kobbie Mainoo membagikan gambar Senne Lammens yang dikerumuni, membandingkannya dengan suar yang terjadi di WWE Royal Rumble.

Gaya Penjaga Gawang

Tiga gaya utama muncul: penjaga gawang yang mengklaim bola tinggi, yang melakukan punching, dan yang melindungi garis gawang.

  • Robin Roefs dari Sunderland memimpin intervensi gabungan dengan 63, terdiri dari 42 tangkapan dan 21 pukulan. Ketangguhannya memperluas garis Sunderland, meski sering terjebak dalam kerumunan.
  • Emiliano Martinez dari Aston Villa memiliki rata-rata 1.51 klaim per 90 menit dengan 40 klaim.
  • Robert Sanchez dari Chelsea proaktif saat ada celah terbuka, dengan 34 tangkapan dan enam pukulan, tetapi mereka kebobolan sembilan gol dari sudut, terbanyak kedua di liga.
  • David Raya dari Arsenal dikenal ahli dalam membaca arah bola dan cenderung lebih memilih menangkap.

Penjaga Gawang yang Aggresif

Lammens tetap agresif dan tegas dengan 24 tangkapan dan 13 pukulan, menjaga ritme permainan Manchester United. Meskipun terhalang saat Arsenal menyamakan kedudukan, ia tetap melakukan pukulan yang berhasil menjaga kemenangan 3-2.

Pembagian Statistik Penjaga Gawang

  • Jose Sa dari Wolves rata-rata melakukan 2.58 tindakan gabungan per 90 menit, yaitu 23 tangkapan dan 26 pukulan.
  • Martin Dubravka dari Burnley memimpin liga dengan 40 pukulan.
  • Alisson dari Liverpool mencatat 21 pukulan dan 16 tangkapan.
Baca juga:  Nih, Aturan Kartu Kuning UCL: Kapan Auto-Absen dan Kapan Bersih?

Penjaga Gawang yang Pasif

Pada sisi pasif, Jordan Pickford dari Everton mencatatkan rata-rata gabungan terendah, yaitu 0.77 per 90 menit dari 10 klaim dan 14 pukulan. West Ham tercatat kebobolan 15 gol dari sudut, sementara Alphonse Areola memiliki statistik 15 tangkapan dan 21 pukulan.

Konteks Terhadap Tim dan Kompetisi

Dengan berbagai pendekatan yang diterapkan oleh para penjaga gawang di Liga Premier, strategi pertahanan tim akan semakin menarik untuk diperhatikan. Ketika sudut-sudut semakin menjadi titik krusial dalam pertandingan, tim-tim akan terus berusaha untuk mengoptimalkan kekuatan dan strategi mereka dalam memanfaatkan situasi ini.

(PL/GN)
sumber : onefootball.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

João Neves: Bruno Fernandes Bakal Bawa Premier League ke Level Selanjutnya!

João Neves percaya Bruno Fernandes memiliki potensi untuk membawa Premier League ke...

Arteta dinyatakan ‘sangat beruntung’ tetap sebagai manajer Arsenal setelah belanja besar.

Arteta dianggap 'sangat beruntung' masih menjabat sebagai manajer Arsenal setelah investasi besar...

Brentford vs Everton: Statistik Penting dan Hal Menarik yang Perlu Diketahui!

Brentford dan Everton saling bertemu, dengan statistik menarik yang mengungkapkan kekuatan dan...

Mosquera punya potensi untuk bertahan di Premier League, jika kurangi kartu.

Mosquera memiliki potensi untuk bertahan di Premier League, namun harus mengurangi kartu...