Newcastle United: Tantangan yang Harus Diatasi
Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, tidak bisa terlalu jauh memikirkan masa depan saat timnya masih memiliki banyak pertandingan yang harus dilalui. Upaya untuk mengejar tempat di kompetisi Eropa pasti akan mengubah cara pandang terhadap musim ini yang penuh tantangan.
Konsistensi Menjadi Kunci
Newcastle harus mampu meningkatkan performa mereka, sesuatu yang belum bisa dilakukan sepanjang musim ini. Penyerang Anthony Elanga pernah menyampaikan harapannya agar tim dapat menunjukkan komitmen untuk berjuang demi pelatih mereka “sekali lagi, sekali lagi”. Hal ini mencerminkan inkonsistensi yang mereka alami.
“Kami ingin terus berjuang untuknya karena dia sudah membantu kami banyak,” ungkap Elanga. “Saya bahkan bisa mengatakan dia adalah salah satu manajer terbaik yang pernah saya miliki. Saya sangat bersyukur memilikinya sebagai manajer dan berusaha menyerap semua yang dia katakan karena saya tahu itu untuk kepentingan saya.”
Sindikasi tim Howe musim ini memberikan kejutan. Mereka bisa saja mengalahkan Manchester United meski bermain dengan 10 orang dan meraih kemenangan langka di Chelsea, tetapi di saat yang sama, tim ini juga bisa kebobolan tujuh gol di Nou Camp atau kehilangan keunggulan saat melawan Sunderland — semua terjadi dalam satu bulan.
Memahami Tantangan Musim Ini
Apakah ada alasan untuk menjelaskan naik turunnya performa tim yang telah melangkah ke babak 16 besar Liga Champions dan mencapai semi-final EFL Cup untuk ketiga kalinya dalam empat tahun, namun juga mengalami 13 kekalahan di Premier League? Sejak awal musim, telah ada kesadaran bahwa akan ada banyak rintangan setelah musim panas yang bergejolak.
Newcastle melewatkan banyak target utama, dan dalam situasi krisis tersebut, mereka terpaksa melepas penyerang bintang Alexander Isak ke Liverpool di hari terakhir bursa transfer, sambil menghadapi periode penting tanpa Direktur Olahraga dan CEO yang belum terisi.
Di sisi lain, tim-tim besar seperti ‘big six’ sudah terbiasa berkompetisi di berbagai ajang dengan skuad yang lebih dalam, sedangkan Newcastle baru menjelajahi medan yang cukup berbeda. Musim ini, mereka telah memainkan lebih banyak pertandingan (51) dibandingkan tim lainnya di lima liga teratas Eropa.
Kembalinya Pemain Kunci
Terlepas dari tekanan yang dihadapi, tim akan segera diuntungkan dengan kembalinya pemain kunci seperti Guimaraes, yang telah bekerja keras setiap hari setelah absen karena cedera hamstring. Begitu pula dengan midfielder Lewis Miley dan bek Fabian Schar yang juga akan segera kembali.
Howe akan memiliki waktu persiapan yang cukup sebelum menyambut tujuh pertandingan terakhir musim ini, dan kesempatan untuk bekerja lebih intensif dengan rekrutan termahal mereka, Nick Woltemade, setelah penampilannya yang unik sebagai gelandang.
Kesimpulan
Dengan bulan-bulan krusial di depan, kepala pelatih dan stafnya sadar bahwa waktu ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Hasil dari upaya dan strategi mereka akan sangat menentukan masa depan Newcastle United di pentas domestik dan Eropa.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment