Nike Negosiasi Eksklusif Menjadi Penyedia Bola Pertandingan UEFA
Nike saat ini tengah menjalani negosiasi eksklusif untuk menjadi penyedia bola pertandingan untuk UEFA Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi Eropa. Perusahaan asal Amerika Serikat ini berpotensi mengakhiri dominasi Adidas selama 25 tahun sebagai penyedia bola resmi untuk Liga Champions pria. Sejak tahun 2001, Adidas telah memegang hak sponsor untuk kompetisi klub elit Eropa ini.
Peluang Baru bagi Nike
UEFA, sebagai badan pengatur sepak bola Eropa, baru-baru ini membuka tender untuk meningkatkan pendapatan dari bola pertandingan dan menciptakan peluang di pasar. Informasi ini pertama kali disampaikan oleh sumber dari The Athletic pada bulan Maret lalu.
Sumber yang dekat dengan proses tender mengungkapkan bahwa Adidas ingin mempertahankan kesepakatannya, tetapi minat juga muncul dari Nike dan Puma. Ketiga pihak belum memberikan tanggapan resmi saat ditanya mengenai hal ini.
Bola Pertandingan Elite
Bagi Nike, hal ini menjadi langkah signifikan untuk kembali ke pasar bola pertandingan. Adidas telah mendominasi kompetisi elit dalam beberapa dekade terakhir, termasuk sebagai penyedia bola untuk Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia FIFA.
Puma juga ikut bersaing di pasar ini. Mereka merebut hak penyediaan bola Copa America dari Nike pada tahun 2024 dan mengambil alih bola Premier League dari Nike yang telah diproduksi sejak musim 2000-01. Selain itu, Puma juga menjadi penyedia bola untuk Serie A mulai musim 2022-23 dan menjadi penyedia resmi bola La Liga sejak musim 2019-20.
Proses Tender dan Kesepakatan
Relevent Football Partners dan UC3, yang merupakan usaha patungan antara UEFA dan European Football Clubs (EFC), meluncurkan tender ini. Pemenang tender ini akan memperoleh hak untuk menjadi penyedia bola mulai musim 2027-28.
Adidas telah menjadi penyedia bola resmi untuk Liga Champions sejak tahun 2001, setelah mengalahkan Nike, sementara Decathlon (Kipsta) telah menyediakan bola untuk Liga Europa dan Liga Konferensi Eropa sejak tahun 2024. Kedua kesepakatan ini akan berakhir di akhir musim 2026-2027, dan dikabarkan ada minat dari Nike dan Puma.
Namun, Nike tampaknya berada di jalur yang tepat untuk menang. Pada hari Kamis, UC3 mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa mereka telah sepakat untuk memasuki masa negosiasi eksklusif dengan Nike untuk menjadi penyedia bola resmi untuk semua kompetisi klub pria UEFA dari tahun 2027 hingga 2031. Keputusan ini mengikuti proses tender yang sangat kompetitif yang diluncurkan pada Maret 2026 oleh UC3 dan agensinya, Relevent Football Partners.
Perubahan dalam Sponsorship
UC3 dan Relevent sebelumnya menunjukkan kemauan untuk beralih dari mitra jangka panjang di kategori sponsor utama. Pada bulan Oktober, muncul kabar bahwa perusahaan minuman multinasional Anheuser-Busch InBev (AB InBev) sedang dalam pembicaraan eksklusif dengan UC3 untuk menggantikan Heineken sebagai sponsor bir untuk kompetisi sepak bola klub pria Eropa.
Heineken, yang merupakan pembuat bir terbesar kedua di dunia, telah menjadi sponsor sejak tahun 1994. AB InBev dilaporkan menawarkan €200 juta (£176 juta, $232 juta) per tahun untuk kontrak enam tahun yang akan dimulai pada tahun 2027, meningkat 66 persen dari kesepakatan Heineken yang ada.
Adidas akan tetap menjadi penyedia bola untuk Liga Champions UEFA pada musim 2026-27, sementara Kipsta (Decathlon) akan menyediakan bola untuk kompetisi Liga Europa dan Liga Konferensi Eropa.
(LC/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment