Home Olahraga Lainnya Carlos Ulberg KO Prochazka, Rebut Gelar Juara UFC!
Olahraga Lainnya

Carlos Ulberg KO Prochazka, Rebut Gelar Juara UFC!

Share
Share

Carlos Ulberg Raih Sabuk Juara UFC, Kalahkan Cedera Lutut dan Jiri Prochazka

Miami – Carlos Ulberg berhasil mengukir namanya di sejarah UFC, meraih gelar juara kelas berat ringan (light heavyweight) setelah mengalahkan Jiri Prochazka dalam pertarungan dramatis di Miami. Kemenangan ini terasa semakin manis lantaran Ulberg harus berjuang menahan rasa sakit akibat cedera lutut yang dialaminya di awal pertandingan.

Berbicara dari Miami, Ulberg mengungkapkan bahwa ia telah menjalani pemeriksaan medis singkat pasca-pertarungan dan akan melakukan penilaian lebih menyeluruh dalam beberapa hari ke depan. Cedera tersebut, menurutnya, sempat membuatnya khawatir, namun tekadnya untuk meraih kemenangan jauh lebih besar.

“Setelah terjatuh pertama, saya pikir, oke, mungkin lutut saya akan kembali ke tempatnya. Tapi kemudian setelah yang kedua, ketiga, dan keempat, rasanya, ‘sial, bagaimana saya harus menghadapi ini?'” kata Ulberg. “Saya hanya harus memaksakan diri. Saya tahu tidak ada yang akan menghentikan saya untuk mendapatkan kemenangan itu.”

Perjuangan Melawan Cedera di Octagon

Pertarungan dimulai dengan baik bagi Ulberg, yang melancarkan tendangan keras ke kaki depan lawannya asal Republik Ceko itu. Namun, sekitar dua menit memasuki pertarungan, lutut depan Prochazka bertubrukan dengan lutut Ulberg, menyebabkan petarung asal Selandia Baru itu terhuyung mundur.

Prochazka tidak menyia-nyiakan kesempatan, ia segera menyerang lutut Ulberg yang cedera dengan tendangan-tendangan, yang jelas berdampak setiap kali mendarat. Kondisi ini memaksa Ulberg menyimpang dari rencana pertarungannya yang biasa, yakni menjaga jarak dan memilih serangan, karena pergerakannya sangat terganggu.

Meski demikian, petarung berusia 35 tahun itu tak pernah berhenti melawan. Setiap kali Prochazka mencoba mendekat, Ulberg selalu memiliki balasan.

“Pada titik tertentu, saya berpikir bahwa jika dia akan maju dan melancarkan pukulan, saya juga harus melancarkan pukulan, jika tidak, saya hanya akan menjadi sasaran empuk,” ungkap Ulberg.

Momen Kemenangan Dramatis

Dengan sekitar 90 detik tersisa di ronde pertama, Ulberg terpancing oleh feint Prochazka. Ia terhuyung-huyung mundur ke pagar octagon dan menjaga pertahanan ketat. Meskipun Prochazka mengindikasikan setelah pertarungan bahwa ia ragu untuk sepenuhnya memanfaatkan cedera Ulberg, petarung Selandia Baru itu tidak menyia-nyiakan kesempatannya saat disajikan.

Baca juga:  Mairon Santos Blak-blakan Alasan Gagal Timbang UFC 323: 'Pasti Kubenahi!'

Saat Prochazka maju untuk menyerang Ulberg yang berada di sudut, Ulberg melancarkan hook kiri kuat yang mendarat telak di dagu Prochazka. Pukulan itu membuat mantan juara tersebut terjatuh ke kanvas, dan Ulberg tidak menyisakan keraguan dengan serangan lanjutan yang bertubi-tubi untuk mengamankan gelar juara UFC pertamanya.

Perjalanan Lima Tahun Menuju Puncak

Lima tahun lalu, Ulberg bergabung dengan UFC sebagai pendatang baru relatif di dunia seni bela diri campuran, dengan hanya empat pertarungan profesional atas namanya. Saat itu, ia menyatakan akan belajar sambil jalan saat ia meniti karier di divisinya.

Kini, setelah 11 pertarungan, ia berada di puncak kelasnya dengan rentetan 10 kemenangan beruntun – rekor terpanjang kedua dalam sejarah divisi berat ringan UFC. Ia juga telah mengalahkan empat mantan pemegang atau penantang gelar juara, dan kini meninggalkan Miami dengan sabuk juara baru yang berkilau.

Reaksi Sang Juara

Mengenai kemenangan gelar ini, Ulberg tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.

“Ini sangat berarti,” kata Ulberg. “Saya mungkin membutuhkan waktu untuk benar-benar duduk sendiri dan meresapi semua ini serta menikmati momennya. Tapi sekarang, kami akan menikmatinya bersama tim dan pergi ke pesta perayaan untuk merayakan kemenangan ini.”

Kemenangan ini tidak hanya menandai pencapaian pribadi Ulberg yang luar biasa, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai kekuatan dominan di divisi berat ringan UFC. Keberhasilannya mengatasi cedera di tengah pertarungan menunjukkan ketangguhan mental dan fisik yang luar biasa, menjadikannya inspirasi bagi banyak petarung lainnya.

(OL/GN)
sumber : www.nzherald.co.nz

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Spanyol Putri Bangkit: Lupakan Patah Hati, Bidik Mahkota Juara Dunia!

Generasi Muda Spanyol Bersinar Terang: Talenta Baru Mendominasi La Roja Dalam beberapa...

Wow! Ultah ke-80 Trump: Gedung Putih Disulap Jadi Ring UFC.

Wow! Ultah ke-80 Trump diprediksi heboh. Gedung Putih kabarnya disulap jadi arena...

Upgrade browser kamu biar bisa lanjut!

Browser Anda usang. Untuk melanjutkan dan mengakses semua fitur, mohon upgrade browser...

Macron Sambut Pahlawan Milan/Cortina 2026 di Istana Elysée!

Macron rayakan pahlawan Milan/Cortina 2026 di Istana Elysée! Presiden Prancis sambut mereka...