Warriors Siap Hadapi Pertandingan Penentu Melawan Clippers
INGLEWOOD — Golden State Warriors akan beralih dari pertandingan yang tidak bermakna menjadi laga penuh tekanan melawan Los Angeles Clippers dalam waktu hanya tiga hari. Mereka memiliki 72 jam untuk mempersiapkan diri menuju mode play-in sebelum rematch yang menentukan di Intuit Dome pukul 10 malam WIB pada hari Rabu.
Persiapan Menghadapi Pertandingan
“Sangat mudah,” ungkap Steph Curry setelah kekalahan 115-110 dari Clippers dalam laga akhir musim reguler, yang lebih berfungsi sebagai ajang pemanasan untuk matchup play-in 9-10 ini.

Menghadapi Tantangan Baru
Curry tidak memerlukan motivasi tambahan untuk menyemangati diri menjelang penampilan keempat Warriors di turnamen play-in. Apa yang dulunya menjadi tempat yang ditakuti kini menjadi harapan baru, alasan mengapa Curry berjuang untuk kembali dari cedera lutut yang berkepanjangan.
“Kami sudah pernah merasakannya sebelumnya,” tambah Curry. “Apakah itu Game 7 atau permainan play-in yang kami (sarcastically) beruntung dapat mainkan. Saat ini adalah tahun yang unik. Kami tidak bisa dianggap tampil buruk; kami hanya terkena banyak cedera.”
Kondisi Tim Menjelang Pertandingan
Kedua tim sangat mengenal satu sama lain, namun tidak ada satu pun yang memperlihatkan performa terbaik yang bisa ditampilkan di dalam pertandingan krusial ini. Pertemuan pertama sebelum Jimmy Butler mengalami cedera ACL, laga ketiga saat Curry absen selama 27 pertandingan, dan pada laga terakhir, baik Draymond Green maupun Kawhi Leonard tidak ada yang tampil.
Dengan dua pelatih yang tidak menunjukkan semua strateginya, Curry berkata, “Kami tahu siapa mereka.”

Analisis Pertandingan Sebelumnya
Pelatih Steve Kerr menilai tidak banyak yang bisa dipelajari dari laga sebelumnya. Meskipun, Brandin Podziemski menyoroti bahwa Darius Garland terlihat lebih nyaman sejak pertemuan terakhir mereka setelah kedatangannya dari transaksi dengan James Harden.
“Kami sudah saling mengenal satu sama lain dengan baik,” ucap Kerr. “Tim mereka sedikit berbeda dengan kehadiran Garland dibandingkan Harden, tapi kami saling tahu.”
Curry merasa dalam kondisi baik setelah bermain 29 menit dan mencetak 24 poin. Kerr juga merasa senang dengan persembahan Curry dan melihat ini sebagai langkah positif.
Strategi Jelang Pertandingan Penentu
Kerr memiliki kesempatan untuk mencoba beberapa kombinasi pemain baru, dengan Curry, Al Horford, dan Kristaps Porzingis bermain bersama. Ia menyebut itu sebagai hal terbaik dari kekalahan tersebut.
“Dan tidak ada cedera,” tambah Kerr. “Kami akan siap untuk bermain Rabu malam.”

Pengalaman di Laga Krusial
Ini akan menjadi pengalaman keempat Warriors di play-in sejak turnamen ini dimulai tujuh tahun lalu. Curry mengungkapkan tawa saat mengetahui ini adalah kedua kalinya mereka berada di posisi No. 10, setelah tahun 2024 dihentikan oleh Kings.
Warriors juga kalah dalam dua pertandingan sebagai No. 8 seed pada 2021, namun penampilan terakhir mereka menjadi lebih baik, berhasil melaju sebagai No. 7 seed dan mengalahkan Rockets di putaran pertama tahun lalu.
Draymond Green menggambarkan kembali ke play-in sebagai “tidak menarik”, tapi menambahkan, “sebagai seorang pesaing, Anda pasti akan menghadapi tantangan ini.”

Statistik Pertandingan Penentu
Sejak Kerr menjabat pelatih pada 2014, Curry dan Green telah menghadapi situasi eliminasi sebanyak 13 kali, dengan catatan 9-4. Mereka memiliki sejumlah pengalaman dalam pertandingan penting di postseason dengan hasil yang lebih baik.
“Kami memiliki pemain yang berpengalaman,” kata Podziemski. “Pemain yang telah memenangkan banyak pertandingan penting. Ini akan menjadi keunggulan bagi kami. Saya lebih suka posisikan kami dalam situasi satu pertandingan seperti ini.”
Kesimpulan
Dengan laga penentu di depan mata, Warriors diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman dan kualitas tim untuk meraih kemenangan melawan Clippers. Pertandingan ini tidak hanya penting untuk nasib musim mereka, tapi juga dapat menjadi momentum untuk playoff mendatang.
(BA/GN)
sumber : nypost.com
Leave a comment