Carragher Sebut Gerrard Sebagai Gelandang Terhebat Premier League
Jamie Carragher, mantan rekan satu tim Steven Gerrard di Liverpool, baru-baru ini menobatkan Gerrard sebagai gelandang terbaik sepanjang sejarah Premier League. Penilaian ini disampaikan oleh Carragher saat siaran langsung di Sky Sports, menyusul kekalahan Manchester United 2-1 dari Leeds pada Senin malam, di mana ia didampingi oleh Roy Keane.
Peringkat Gelandang Terbaik
Dalam acara tersebut, Carragher mengurangi daftar awal yang berisi 28 pemain menjadi 10, menyebutkan masing-masing pemain secara bergiliran. Cesc Fabregas, mantan gelandang Chelsea dan Arsenal, menempati posisi ke-10. Sementara itu, ikon Manchester City Rodri dan Yaya Toure berada di urutan kesembilan dan kedelapan.
Pemain legendaris Manchester United, Paul Scholes, menempati posisi ketujuh, dengan Keane mengklaim bahwa Scholes adalah ‘pemain yang hebat dan rekan setim’ yang memiliki ‘X factor’. N’Golo Kante dan Frank Lampard berada di urutan keenam dan kelima. Selain itu, legenda Arsenal Patrick Vieira, yang juga pernah bermain untuk Manchester City, menduduki posisi keempat.
Rivalitas Ikonik di Tengah Peringkat
Dalam perdebatan yang semakin panas saat Carragher mengumumkan tiga besar, Kevin De Bruyne dari Manchester City berhasil menempati posisi ketiga. Carragher menjelaskan, “Dia mirip dengan Steven Gerrard sebagai gelandang, tetapi berbeda dengan Roy dan Patrick. Tidak diragukan lagi, dia adalah pengumpan terbaik di Premier League.” Carragher mengaitkan penampilan De Bruyne yang luar biasa dengan kesuksesan Manchester City meraih gelar juara.
Keane dan Pujian untuk Carragher
Roy Keane, yang menduduki posisi kedua, juga mendapatkan pujian tinggi dari Carragher. Keane mengakui pengaruh Carragher dan menambahkan, “Saat berbicara gelandang terbaik Premier League, nama pertama yang terlintas di pikiran adalah dia. Pemain yang luar biasa dengan kontribusi gol dan assist yang signifikan.”
Steven Gerrard di Puncak Peringkat
Untuk posisi pertama, Carragher memilih Steven Gerrard, yang dianggapnya sebagai gelandang tanpa kelemahan. “Gerrard dapat bermain di semua posisi, baik sebagai gelandang bertahan, gelandang tengah, maupun gelandang serang dengan kualitas tinggi,” ujar Carragher.
Menanggapi pertanyaan tentang kegagalan Gerrard meraih trofi Premier League, Carragher merujuk pada delapan kali Gerrard masuk dalam PFA Team of the Year, yang merupakan rekor. “Dia adalah pemain terbaik di liga ini, dan pengakuan dari pemain lain yang dilawan menunjukkan betapa berpengaruhnya dia,” tambahnya.
Dampak dan Konteks
Pernyataan Carragher yang mengangkat nama Gerrard sebagai yang terhebat, meski kontroversial, menunjukkan pangaruh besar yang dimiliki Gerrard di dunia sepak bola Inggris, khususnya di Premier League. Hal ini mencerminkan dedikasi dan kualitas tinggi yang ditunjukkan Gerrard sepanjang karirnya, meskipun tanpa raihan gelar Premier League yang diidamkan.
(PL/GN)
sumber : www.dailymail.co.uk
Leave a comment