FC Barcelona Lanjutkan Protes ke UEFA setelah Penolakan Keluhan
Presiden FC Barcelona, Rafa Yuste, menegaskan bahwa klub akan terus memperjuangkan posisinya setelah UEFA menolak keluhan resmi terkait keputusan wasit dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid.
Barcelona mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap keputusan wasit Istvan Kovacs, yang dianggap merugikan tim, terutama terkait dengan tidak diberikannya penalti pada insiden melibatkan Marc Pubill.
Mencari Jalur Hukum
Yuste mengungkapkan sebelum pertandingan leg kedua malam ini bahwa Barcelona sedang mempertimbangkan langkah hukum untuk mempermasalahkan penolakan UEFA tersebut. Dia menyatakan, “Tim hukum kami saat ini sedang menilai perkara ini. Mereka perlu memeriksa dasar-dasar dari keluhan yang diajukan, dan setelah semuanya dinilai, kami akan mengambil tindakan yang sesuai,” kutipnya dari SPORT.
Kondisi Lapangan juga Menjadi Sorotan
Yuste juga menanggapi kekhawatiran mengenai kondisi lapangan di Stadion Metropolitano. Setelah Hansi Flick menyuarakan keluhan mengenai tinggi rumput saat latihan, UEFA telah meyakinkan kedua tim dalam sebuah pertemuan bahwa semua akan memenuhi standar yang ditetapkan.
“Saya tidak khawatir tentang lapangan. UEFA sudah mengadakan pertemuan pagi ini dengan kedua klub, dan kami percaya semuanya akan baik-baik saja. Kami memiliki keyakinan penuh,” tegas Yuste.
“Ini bukan keluhan, tetapi ada aturan yang harus diterapkan. Kriteria UEFA harus dipenuhi, dan itu saja. Itulah yang kami minta, tidak lebih.”
Optimisme Menghadapi Leg Kedua
Menjelang laga penentu, Yuste menyampaikan optimisme tentang peluang Barca untuk melaju ke semi final Liga Champions. “Saya sangat optimis. Saya sudah berpergian dengan tim, menyaksikan mereka berlatih di sini dan melihat sendiri betapa bersemangatnya mereka. Kita perlu berhati-hati dalam pertandingan seperti ini, tetapi kami semua percaya bisa melakukannya,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Yuste mengapresiasi identitas dan komitmen skuad Barcelona, menekankan pentingnya pemain-pemain asli akademi dalam proyek tim. “Kami sudah bermain dengan pemain-pemain yang berasal dari akademi dan sangat berkomitmen pada proyek ini selama kurang lebih dua tahun. Mereka benar-benar peduli terhadap Barcelona, dan kami bangga memiliki mereka mewakili kami,” tutup Yuste.
Dengan langkah ini, Barcelona menunjukkan konsistensi dan ketegasan dalam mempertahankan hak dan reputasinya di pentas Eropa, walau harus menghadapi tantangan dalam laga-laga berikutnya.
(SA/GN)
sumber : ca.sports.yahoo.com
Leave a comment