Kemampuan Iker Lecuona Mengamati Keistimewaan Valentino Rossi dan Marc Marquez
Pembalap MotoGP yang kini berlaga di WSBK dengan Ducati, Iker Lecuona, memberikan pandangannya tentang apa yang membuat pembalap hebat seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez begitu istimewa.
Lecuona, yang berkompetisi di WSBK, sebelumnya menjadi bagian dari grid MotoGP pada periode 2019 hingga 2023, saat ia membela tim KTM dan pernah menjadi pembalap wildcard untuk Honda.
Perbedaan Kelas Pembalap
Selama waktunya di MotoGP, Lecuona mengungkapkan betapa terkejutnya dia dengan perbedaan antara dirinya dan para pembalap top yang dia anggap lebih luar biasa.
“Saya melihat telemetry sekali atau dua kali, dan saya berpikir, ‘ini tidak ada gunanya.’”
– Iker Lecuona tentang Marc Marquez
Valentino Rossi: Pembalap yang Halus
Saat membandingkan kedua legenda MotoGP, Lecuona menyebutkan, “Valentino adalah sosok yang sangat halus. Saya mungkin melakukan pengereman lebih keras darinya, tetapi benar bahwa KTM juga memiliki kemampuan pengereman yang lebih baik. Pada akhirnya, setiap motor memiliki DNA-nya sendiri. Valentino sangat mengandalkan ketelitian. Cara dia mengendalikan motor… Saya selalu bilang, dia adalah pembalap yang sudah melewati banyak era, sehingga dia tahu cara beradaptasi. Gaya Valentino bisa terlihat berubah, dia seperti 10 pembalap dalam satu sosok karena dia terus berevolusi.”
Marc Marquez: Gaya Unik yang Sulit Ditiru
Dalam diskusinya, Lecuona juga mengungkapkan pandangannya tentang Marc Marquez, “Saya harus mencari tahu lebih banyak tentang Marc. Dia benar-benar mengambil tikungan dengan cara yang berbeda dari yang lain. Dia memiliki sesuatu yang ekstra, gaya berkendara yang sangat unik dan sulit untuk diikuti. Pendekatannya saat masuk ke tikungan—‘saya bisa melakukannya dan saya akan melakukannya’—tidak peduli bagaimana gerakan motornya, dia tetap melakukannya. Saya melihat data telemetry sekali atau dua kali dan saya berpikir, ini tidak masuk akal, luar biasa.”
Dampak pada Dunia Balap
Pendapat Lecuona tentang Rossi dan Marquez memberikan gambaran menarik tentang bagaimana kedua pembalap tersebut telah membentuk wajah MotoGP. Kemampuan mereka untuk beradaptasi dan menciptakan gaya berkendara yang khas tak hanya menginspirasi rekan-rekan satu tim, tetapi juga pembalap muda yang bercita-cita mengukir prestasi di level tertinggi.
(SA/GN)
sumber : www.gpblog.com
Leave a comment