Mbappe Mengincar Rekor Ronaldo di Liga Champions
Banyak rekor yang dimiliki Cristiano Ronaldo tampaknya akan sulit dipecahkan dalam waktu dekat ini. Di antara prestasinya, mencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola dan gol terbanyak untuk timnas menjadi pencapaian yang mungkin akan awet hingga masa pensiunnya.
Namun, hal ini berbeda dengan rekor Ronaldo untuk gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions. Rekor 17 gol yang dicetaknya bersama Real Madrid pada musim 2013-14 kini terancam oleh Kylian Mbappe, yang saat ini bermain untuk Madrid setelah sebelumnya di Paris Saint-Germain. Harry Kane dari Bayern Munich juga menjadi ancaman meski dalam skala yang lebih kecil.
Kondisi Terkini Pemain
Mbappe tampil mengesankan musim ini dengan mencetak 14 gol di turnamen, sementara Kane mengoleksi 11 gol. Pertemuan antara Real Madrid dan Bayern Munich akan berlangsung pada hari Rabu, di leg kedua perempat final, setelah Bayern menang 2-1 di leg pertama.
Format Liga Champions Baru
Perlu dicatat bahwa format baru Liga Champions yang dimulai musim lalu telah meningkatkan peluang untuk memecahkan rekor Ronaldo. Dengan adanya fase liga baru yang menggantikan fase grup, setiap tim dijamin bermain delapan pertandingan, dan tambahan dua pertandingan di fase knockout bagi tim yang lolos dari fase liga.
Hal ini berarti, jika sebuah klub mencapai final, mereka bisa bermain hingga 17 pertandingan, seperti yang dilakukan Paris Saint-Germain musim lalu. Sebelumnya, tim yang mencapai final hanya bermain 13 kali.
Statistik Gol Terbaik
Kita akan melihat daftar 10 pencetak gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions, yang dimulai pada musim 1955-56. Semua pencetak gol terbanyak modern berasal dari era Liga Champions, dengan pengecualian Jose Altafini yang mencetak 14 gol bagi Milan pada musim 1962-63.
Robert Lewandowski terasa dirugikan, karena pada musim 2019-20, ia mencetak 15 gol, tetapi tidak mendapatkan kesempatan maksimal akibat pandemi yang merubah format perempat final dan semi-final menjadi satu leg.
Perbandingan Mbappe dan Ronaldo
Mari kita bandingkan rekor Ronaldo yang mencetak 17 gol pada 2013-14 dengan performa Mbappe saat ini. Ronaldo bermain 11 pertandingan selama campaign tersebut dan hanya gagal mencetak gol di satu pertandingan. Di sisi lain, Mbappe telah bermain 10 kali dengan empat pertandingan di mana ia tidak mencetak gol.
Meski begitu, Mbappe telah mencetak lebih dari satu gol dalam lima pertandingan, termasuk dua hat-trick. Jika ia berhasil merebut hat-trick lagi, ia akan menyamai rekor pencetak hat-trick terbanyak di satu musim tersebut.
Statistik menunjukkan bahwa Mbappe masih memiliki kesempatan untuk memecahkan rekor Ronaldo. Jika Madrid melaju ke final dan Mbappe mempertahankan performanya, ia berpotensi mengakhiri musim dengan 19 gol.
Siapa yang Akan Memecahkan Rekor?
Jika Madrid tersingkir oleh Bayern, Mbappe hanya memiliki satu pertandingan tersisa. Namun, bila mereka dapat melanjutkan ke semifinal, peluang untuk menorehkan rekor menjadi sangat terbuka.
Kane, dengan 11 gol, pun berpotensi menyelesaikan musim dengan 15 gol jika Bayern dapat mencapai final.
Dampak untuk Karier Pemain
Ronaldo mencetak gol terakhirnya dalam final Liga Champions di negaranya sendiri, dan hal ini menambah nilai historis dari pencapaiannya. Sementara bagi Mbappe, dia berpotensi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Champions, meski hingga saat ini ia belum pernah memenangkan trofi tersebut.
Hasil pertandingan Rabu nanti, sangat menentukan bagi peluang Mbappe untuk menorehkan namanya dalam sejarah Liga Champions. Jika Madrid menang, ia akan memiliki kontribusi besar untuk pencapaian tersebut, melewati rekor salah satu pemain terbesar sepanjang masa.
(LC/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment