Watzke Bela Klausul Pelepasan Schlotterbeck di Dortmund
Hans-Joachim Watzke, presiden Borussia Dortmund, membela keputusan yang diambil oleh klub terkait klausul pelepasan dalam kontrak baru Nico Schlotterbeck. Klausul tersebut telah menjadi bahan kritik setelah terdapat informasi bahwa kontrak Schlotterbeck hingga 2031 mencakup klausul pelepasan sekitar €50-60 juta untuk sejumlah klub top Eropa.
Klausul Sebagai Kompromi
Watzke menyatakan kepada Ruhr Nachrichten bahwa kesepakatan ini merupakan “kompromi yang baik” bagi klub. Dia menjelaskan, “Bagi kami, yang terpenting adalah mengamankan nilai transfer sebagai Borussia Dortmund dan mendapatkan sedikit keamanan perencanaan di beberapa titik.”
Pandangan Watzke tentang Klausul
Di usianya yang 66 tahun, Watzke menilai bahwa memasukkan klausul pelepasan dalam kontrak pemain adalah langkah yang “canggih” di era sepak bola saat ini. “Kita tidak boleh menipu diri sendiri. Bayern Munich, Paris, dan klub-klub lain melakukan hal yang sama. Saat ini, hampir tidak ada cara lain untuk melakukannya,” ujarnya.
Schlotterbeck Masih Berkomitmen
Watzke juga menggarisbawahi bahwa keberadaan klausul tersebut bukan berarti Schlotterbeck akan segera hengkang. “Mengapa Nico tidak bermain untuk Borussia Dortmund dalam dua atau tiga tahun ke depan? Itu tidak menutup kemungkinan. Nico masih mempertimbangkan kepentingan klub dan kebutuhan kami,” ungkap Watzke.
Keputusan Borussia Dortmund untuk memasukkan klausul pelepasan ini menunjukkan usaha klub dalam membangun fondasi yang kuat sekaligus memberikan fleksibilitas dalam perencanaan masa depan. Dengan begitu, seiring berjalannya waktu, diharapkan komunikasi yang baik antara klub dan pemain akan terus terjalin.
(SA/GN)
sumber : bulinews.com
Leave a comment