Real Madrid Tersingkir Usai Keputusan Kontroversial Terhadap Camavinga
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengungkapkan kekecewaannya setelah keputusan untuk mengusir Eduardo Camavinga “merusak” pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions melawan Bayern Munich. Di mana Madrid harus menelan kekalahan.
Jalannya Pertandingan
Camavinga yang masuk sebagai pemain pengganti menerima dua kartu kuning dalam waktu singkat, yang berujung pada pengusulan dirinya di menit ke-86. Saat itu, kedudukan pertandingan dalam keadaan imbang, namun Bayern berhasil mencetak dua gol terlambat untuk meraih kemenangan 4-3 pada malam itu, dan 6-4 secara agregat, melangkah ke semifinal untuk menghadapi Paris Saint-Germain.
Keputusan Kontroversial
Kartu kuning kedua yang diterima Camavinga tampaknya diberikan karena dianggap menghambat laju permainan setelah melanggar Harry Kane. Arbeloa merasa keputusan tersebut sangat tidak adil, berkata kepada TNT Sports, “Sungguh mengejutkan bahwa pemain dapat diusir dari lapangan karena tindakan seperti ini dalam pertandingan sekelas ini.”
Reaksi Pemain
Menyusuri wawancara dengan Movistar, Arbeloa menambahkan bahwa wasit “merusak” pertandingan dengan pengusulan tersebut, dan ia mengklaim sang wasit tidak menyadari bahwa Camavinga sudah menerima kartu kuning sebelumnya. “Saya rasa wasit bahkan tidak tahu jika dia sudah mendapat kartu, dan itu sebabnya dia melakukannya. Dengan begitu, dia telah merusak sebuah pertandingan knockout yang seharusnya sangat menarik,” ujarnya.
Setelah pertandingan, gelandang Real, Jude Bellingham, menyatakan bahwa keputusan tersebut adalah “satu lelucon”, sementara Antonio Rudiger memilih untuk tidak berkomentar lebih lanjut. Di sisi lain, Luis Diaz, yang mencetak gol penting untuk Bayern, mendukung keputusan wasit, dengan menyatakan bahwa Camavinga telah menghalangi timnya untuk melanjutkan serangan dengan menahan bola. “Saya rasa wasit punya alasan yang tepat untuk mengusirnya,” kata Diaz.
Dampak Kekalahan
Kekalahan ini melewati Real Madrid ke musim kedua berturut-turut tanpa trofi besar, sementara mereka kini tertinggal sembilan poin dari pemimpin klasemen La Liga, Barcelona, dengan tujuh laga tersisa. Kekecewaan ini semakin menambah tekanan bagi tim di sisa musim.
Diterbitkan pada 16 Apr 2026
(LC/GN)
sumber : sportstar.thehindu.com
- arbeloa reaction
- barcelona
- bayer vs real madrid red card
- Bayern Munchen
- bayern munich vs real madrid
- bayern vs real madrid
- bellingham its a joke
- bellingham on camavinga red card
- camavinga red card
- camavinga red card reaction
- Final Liga Champions
- Klasemen
- Liga Champions
- Perempat Final Liga Champions
- Real Madrid
- real madrid red card vs bayern munich
- real madrid vs bayern
- UCL
- UEFA Champions League
Leave a comment