Home Sepakbola Liga Lainnya Bayern Munich 4-3 Real Madrid: Kartu Merah Camavinga Jadi Penentu!
Liga Lainnya

Bayern Munich 4-3 Real Madrid: Kartu Merah Camavinga Jadi Penentu!

Share
Bayern Munich 4-3 Real Madrid: Kartu Merah Camavinga Jadi Penentu!
Share

Bayern Munich Singkirkan Real Madrid di Perempat Final Liga Champions

Bayern Munich berhasil meraih kemenangan dramatis dengan mencetak dua gol di akhir pertandingan, mengalahkan Real Madrid 4-3 pada leg kedua perempat final Liga Champions dan unggul agregat 6-4. Tim tuan rumah membalas setiap upaya Madrid untuk memimpin, termasuk tiga kali menyamakan kedudukan.

Gol penentu dari Luis Diaz yang tercipta di menit ke-89, setelah Eduardo Camavinga menerima kartu merah, semakin memastikan langkah Bayern menuju semifinal. Michael Olise kemudian menambah keunggulan hasil permainan cemerlang Bayern di hadapan pendukungnya di Munich.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berlangsung dengan sangat intens, di mana lima gol tercipta di babak pertama. Meski Madrid adalah juara Eropa sebanyak 15 kali, mereka harus menelan pil pahit tersingkir dari kompetisi. Bayern, yang dilatih oleh Vincent Kompany, kini bersiap menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain di babak semifinal, yang diprediksi bakal menjadi laga menarik.

Manuel Neuer melihat setelah Arda Guler mencetak gol di menit pertama untuk Real Madrid
Gambar:
Manuel Neuer melihat setelah Arda Guler mencetak gol di menit pertama untuk Real Madrid

Statistik Pemain

Bayern Munich: Neuer (5), Laimer (7), Upamecano (6), Tah (6), Stanisic (6), Kimmich (7), Pavlovic (7), Olise (8), Gnabry (6), Diaz (8), Kane (8).

Cadangan: Davies (7), Musala (7).

Real Madrid: Lunin (5), Alexander-Arnold (7), Militao (8), Rudiger (7), Mendy (7), Valverde (7), Bellingham (7), Guler (8), Diaz (7), Vinicius Jr (7), Mbappe (8).

Cadangan: Camavinga (3), Mastantuono (tidak ada), Pitarch (tidak ada).

Pemain pertandingan: Michael Olise.

Manuel Neuer menerima pujian atas penampilannya meski sebuah umpan ceroboh membawa Arda Guler mencetak gol untuk Madrid di menit pertama. Serangkaian kesalahan kiper mengubah dinamika pertandingan, di mana Andriy Lunin juga kebobolan dari Aleksandar Pavlovic. Keberhasilan Harry Kane mengembalikan keunggulan agregat Bayern, sementara Kylian Mbappe menyamakan kedudukan sebelum jeda.

Baca juga:  Monaco 2025: Liga Champions, Les Bleus... Wajib Tahu Ini!

Di babak kedua, sambil tetap terkunci di angka 4-4, kartu merah kedua untuk Camavinga menjadi titik balik. Kesalahan taktik dari pemain Madrid ini sangat merugikan tim. Diaz kemudian melesakkan gol dan memastikan Madrid pulang tanpa trofi musim ini. Bayern, di bawah asuhan Kompany, masih memiliki peluang untuk meraih treble.

Reaksi Pelatih dan Pemain

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyampaikan ketidakpercayaannya atas keputusan kartu merah kepada Camavinga, “Sungguh tidak dapat dipercaya bahwa Anda mengeluarkan pemain karena tindakan ini. Kami merasa sangat sedih dan marah. Menurut saya, semua ini tidak adil.”

Selain itu, Arda Guler juga diberikan kartu merah setelah pertandingan berakhir, menunjukkan emosi yang meluap di kalangan tim Madrid.

Kane Cetak 50 Gol di Musim Ini

Harry Kane menjadi pemain Inggris pertama yang mencetak 50 gol untuk klub di liga besar Eropa dalam 95 tahun. Usai pertandingan, ia mengungkapkan, “Ini adalah hadiah atas kerja keras tim. Saya hanya ingin tetap bugar dan membantu tim.” Ia menekankan pentingnya penampilan tim di Liga Champions dan mengomentari bagaimana Madrid memberi tekanan di awal pertandingan.

Pemain Bayern Harry Kane merayakannya setelah mencetak gol kedua timnya pada leg kedua perempat final Liga Champions
Gambar:
Harry Kane dari Bayern Munich merayakan golnya ke gawang Real Madrid

Dengan hasil ini, Bayern Munich melangkah ke semifinal dengan penuh percaya diri, sedangkan Real Madrid harus merenungkan cara mengejar trofi di musim yang belum mengenakkan bagi mereka. Pertandingan melawan PSG di semifinal diharapkan menjadi pertarungan yang tak kalah seru.

(SA/GN)
sumber : www.skysports.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Menanti Piala Dunia Keenam: Nostalgia Messi dari 2006 hingga 2026!

Menanti Piala Dunia Keenam, Messi membawa kita bernostalgia dari 2006 hingga 2026,...

PSG Pasti Jadi Juara di Setiap Piala Dunia!

PSG memiliki potensi luar biasa untuk mendominasi setiap Piala Dunia, berkat skuad...

Marcus Rashford berlatih bersama Inggris saat mempersiapkan Piala Dunia 2026 di Miami.

Marcus Rashford bersiap untuk Piala Dunia 2026 dengan berlatih intensif bersama tim...

Konrad Laimer hampir tandatangani perpanjangan kontrak bersama Bayern Munich!

Konrad Laimer hampir menyepakati perpanjangan kontrak dengan Bayern Munich, menandakan niatnya untuk...