Piala Dunia FIFA 2026: Sejarah Baru untuk Tiga Negara
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi yang bersejarah, sebagai turnamen pertama yang diselenggarakan di tiga negara: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Dengan total 16 kota tuan rumah di seluruh dunia, antisipasi semakin meningkat menjelang tournament ini.
Format yang diperluas ini akan menghadirkan pertandingan di beberapa stadion tercanggih, memberikan pengalaman unik bagi para penggemar dalam berbagai lingkungan, budaya, dan kondisi permainan.
Turnamen ini akan digelar di 16 venue, dengan mayoritas pertandingan berlangsung di Amerika Serikat.
AMERIKA SERIKAT (11 STADION)
- New York/New Jersey – MetLife Stadium (Kapasitas: 87.157)
- Dallas – AT&T Stadium (Kapasitas: 92.967)
- Atlanta – Mercedes-Benz Stadium (Kapasitas: 75.000)
- Los Angeles – SoFi Stadium (Kapasitas: 70.240)
- Seattle – Lumen Field (Kapasitas: 69.000)
- Boston – Gillette Stadium (Kapasitas: 70.000)
- Philadelphia – Lincoln Financial Field (Kapasitas: 69.328)
- Kansas City – Arrowhead Stadium (Kapasitas: 76.640)
- Miami – Hard Rock Stadium (Kapasitas: 67.518)
- Houston – NRG Stadium (Kapasitas: 72.220)
- San Francisco Bay Area – Levi’s Stadium (Kapasitas: 70.909)
MetLife Stadium dipilih sebagai lokasi final Piala Dunia, sedangkan AT&T Stadium akan menjadi tempat pertandingan semifinal.
MEXIKO (3 STADION)
- Mexico City – Estadio Azteca (Kapasitas: 87.523)
- Guadalajara – Estadio Akron (Kapasitas: 48.071)
- Monterrey – Estadio BBVA (Kapasitas: 53.460)
Estadio Azteca akan menjadi tuan rumah pertandingan pembuka, meneruskan warisan sejarah turnamen Piala Dunia.
KANADA (2 STADION)
- Vancouver – BC Place (Kapasitas: 54.500)
- Toronto – BMO Field (Kapasitas: 45.736)
BC Place, yang dikenal sebagai lokasi untuk acara internasional besar, akan menjadi salah satu venue penting di Kanada selama turnamen ini.
(WC/GN)
sumber : www.opinionnigeria.com
Leave a comment