Kemenangan Lakers yang Masih Menuai Catatan untuk Diperbaiki
Los Angeles Lakers meraih kemenangan yang cukup mengesankan dengan skor 107-98 atas Houston Rockets dalam pertandingan pertama babak playoff mereka. Namun, ada banyak hal yang perlu diperbaiki menjelang laga penting di Game 2.
Donasi Kemenangan yang Terlalu Berharga
Sementara Lakers dapat merayakan kemenangan tersebut, mereka jelas menghadapi tantangan di beberapa area. Pertandingan tersebut menjadi sorotan dengan fakta bahwa 92,7 persen tim yang berhasil unggul 2-0 di babak playoff NBA pada sejarahnya berhasil melanjutkan ke babak selanjutnya. Mereka memiliki catatan 433-34 dalam kondisi tersebut. Mengingat Lakers akan memanfaatkan kandang mereka, memenangkan Game 2 dapat memberikan kontrol penuh dalam seri ini.
Hal Positif Dari Pertandingan Pertama
Dalam pertemuan awal melawan Rockets, ada banyak hal baik yang dapat disimpulkan. LeBron James tampil sebagai pilihan utama yang sangat baik. Luke Kennard dan pemain-pemain lainnya juga menunjukkan performa yang mengesankan. Di sisi pertahanan, Lakers membatasi Rockets hanya 37,6 persen tembakan dari lapangan, sementara Lakers sendiri berhasil mencetak 60,6 persen dari upaya mereka.
Kesalahan yang Bikin Pertandingan Menjadi Ketat
Meskipun hasil akhir terbilang positif, ada pertanyaan mengapa selisih gol hanya sembilan poin. Hal ini disebabkan Lakers memberikan banyak peluang ekstra kepada Rockets melalui turnover dan buruknya penguasaan rebound.
Rebounding yang Menjadi Masalah Utama
Rockets mencatatkan 27 tembakan lebih banyak dibanding Lakers di Game 1, mayoritas disebabkan oleh dominasi mereka di papan rebound. Houston memenangkan duel rebound dengan skor 44-35, dan cara mereka meraih margin tersebut sangat krusial. Lakers kebobolan 21 rebound ofensif, yang menjadi salah satu kekhawatiran utama sebelum seri dimulai.
Turnover yang Memberi Nyawa bagi Rockets
Lakers juga kalah dalam masalah turnovers, dengan mencatatkan 20 berbanding 13 untuk Rockets. Kesalahan ini memberikan tambahan 24 poin bagi Houston, yang membantu mereka tetap bersaing. Pada musim reguler, Lakers berada di tengah dalam hal menjaga bola, dengan rata-rata 14,5 turnover per pertandingan, terikat di posisi ke-15 bersama Phoenix Suns. Mengingat juara NBA terakhir selalu menempati lima besar dalam hal turnovers, situasi ini sangat penting untuk diperhatikan.
Arah Ke Depan untuk Lakers
Walaupun Lakers dapat mengatasi masalah ini sekali, mereka tidak bisa mengandalkan keberuntungan yang sama di pertandingan berikutnya. Kinerja yang baik di Game 1 memerlukan banyak faktor positif untuk dapat merebut kemenangan, dan mereka perlu mengoptimalkan pertahanan serta penguasaan bola sebelum pertemuan berikutnya pada hari Selasa.
Pelatih Lakers, JJ Redick, yang dikenal dengan kecintaannya pada permainan bola basket, pasti menyadari betapa timnya kurang dalam dua area ini. Fokus pada perbaikan dua aspek ini menjadi prioritas sebelum bertanding kembali.
(BA/GN)
sumber : lakeshowlife.com
Leave a comment