Barcelona Butuh Pemimpin di Lapangan untuk Capai Impian
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengungkapkan bahwa timnya membutuhkan sosok pemimpin di lapangan jika ingin mewujudkan mimpinya meraih gelar Liga Champions. Hal ini disampaikan Flick pada Selasa, sepekan setelah impian tersebut kembali pupus, kali ini tersingkir di perempat final oleh rival La Liga, Atletico Madrid.
Pada musim lalu, Barcelona di bawah asuhan Flick berhasil meraih dua gelar domestik, dan saat ini mereka unggul sembilan poin dari Real Madrid dengan tujuh pertandingan tersisa, dengan harapan untuk mempertahankan gelar liga mereka.
Pentingnya Ketersediaan Pemain
“Ini bukan alasan, tetapi di saat-saat krusial seperti bulan Maret dan April, sangat penting untuk memiliki semua pemain tersedia,” ungkapnya dalam konferensi pers menjelang pertandingan liga melawan Celta Vigo.
Flick menyebutkan, dalam pertandingan melawan Atletico, timnya kehilangan Frenkie de Jong dan Raphinha. “Tahun lalu, kami memiliki Inigo Martinez, yang merupakan pemimpin hebat,” tambahnya. “Kami membutuhkan pemain seperti itu, yang mampu memimpin di lapangan, berbicara selama pertandingan, di perempat final atau semi-final Liga Champions, dan menunjukkan arah yang benar.”
Pembelajaran dari Kekalahan
Flick juga menyoroti bahwa sebagian besar pemain timnya adalah produk akademi klub dan masih “muda,” yang perlu “belajar” dari setiap kekalahan untuk bisa maju. “Saya percaya kami bisa melakukannya. Kami memiliki tim yang fantastis untuk masa depan. Kita harus membuat keputusan yang tepat, terutama di pasar transfer,” imbuhnya.
Masalah di Pasar Transfer
Flick enggan membahas lebih lanjut mengenai tipe penyerang yang ingin direkrut Barcelona, serta masa depannya. Namun, ia berharap kontraknya dapat diperpanjang, yang ia ulangi sebagai “pekerjaan terakhir”nya.
Dengan performa saat ini, Barcelona perlu fokus untuk membangun tim yang kompetitif di pentas Eropa dan internalisasi pelajaran dari setiap pertandingan penting, terutama untuk musim depan.
(LC/GN)
sumber : today.rtl.lu
Leave a comment