Home Sepakbola Inggris Premier League Leicester City 2-2 Hull City: Spurs diambang Liga Satu!
Premier League

Leicester City 2-2 Hull City: Spurs diambang Liga Satu!

Share
Leicester City 2-2 Hull City: Spurs diambang Liga Satu!
Share

Krisis Penyerangan Leicester Pasca Kepergian Jamie Vardy

Keberangkatan Jamie Vardy, yang disebut-sebut sebagai pemain terbaik sepanjang masa klub, telah memberikan dampak signifikan bagi Leicester City di musim ini. Kehilangan Vardy dan ketidakmampuan klub untuk menemukan pengganti yang dapat menyamai dinamika serta insting golnya menjadi masalah besar bagi Leicester.

Performa Musim Lalu dan Kini

Dua tahun lalu, di usia 37, Vardy masih mampu menjadi pencetak gol terbanyak bagi Leicester dengan 18 gol saat mereka meraih promosi dari Championship. Bahkan, ia juga menjadi pencetak gol terbanyak di Premier League saat Leicester terdegradasi musim lalu.

Pada musim ini, gelandang pinjaman Jordan James, yang baru-baru ini dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Championship, menjadi pencetak gol terbanyak untuk Leicester dengan 10 gol. Di sisi lain, penyerang Ghana, Jordan Ayew, dan penyerang Zambia, Patson Daka, sudah berupaya memimpin serangan tim, namun hanya mampu mencetak total 11 gol di liga.

Statistik Yang Menyedihkan

Ketika Leicester naik kasta di 2024, mereka mencetak 89 gol dan kebobolan hanya 41. Namun, saat ini mereka hanya bisa mengoleksi 56 gol dan sudah kebobolan 67.

Kritik terhadap Pemain Kunci

Beberapa pemain yang sebelumnya bersinar saat Leicester berada di divisi kedua masih berada dalam tim ini. Namun, performa kurang memuaskan dari beberapa nama seperti Harry Winks, Stephy Mavididi, Jannik Vestergaard, dan Hamza Choudhury justru menjadi sasaran kritik yang tajam. Terlebih setelah kekalahan akhir pekan lalu melawan Portsmouth, Winks terlibat insiden dengan seorang suporter saat menaiki bus tim pulang.

Dampak Kepergian Vardy

Interaksi Winks di media sosial menjadi viral dan menyoroti perubahan besar yang dialami klub. Leicester, yang dulunya merupakan tim kejutan dengan prestasi menakjubkan di Premier League, kini berada di jalur yang sama dengan tim-tim lain seperti Swindon, Wolves, Sunderland, dan Luton yang mengalami degradasi berturut-turut.

Baca juga:  Seperti Apa Menjadi Wasit Premier League? Simak Wawancara dengan Graham Scott!

Situasi ini jelas membebani Leicester, yang harus segera menemukan solusi untuk memperbaiki performa tim dan kembali ke jalur kemenangan. Misi menyelamatkan klub dari keterpurukan menjadi semakin mendesak, dan semua mata kini tertuju pada potensi perubahan yang bisa mereka lakukan di sisa musim ini.

(PL/GN)
sumber : www.bbc.co.uk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Leicester City terdegradasi ke Liga Satu, 10 tahun setelah juara Premier League!

Leicester City terdegradasi ke Liga Satu, mengakhiri perjalanan gemilang setelah sepuluh tahun...

Mimpi Wrexham ke Premier League masih hidup setelah kemenangan penting!

Mimpi Wrexham ke Premier League tetap terjaga setelah meraih kemenangan penting yang...

Chelsea terpuruk, alami kekalahan kelima berturut-turut di Premier League.

Chelsea mengalami nasib buruk dengan kekalahan kelima berturut-turut di Premier League, membuat...

LIVE | Premier League: Chelsea vs Brighton, Siap-Siap Aksi Seru!

Saksikan langsung pertarungan seru antara Chelsea dan Brighton di Premier League! Siapkan...