Investigasi Jaringan Escort yang Melibatkan Pemain Serie A
Sejumlah pemain Serie A, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun, disebut dalam sebuah investigasi terkait jaringan escort di Milan. Namun, semua nama yang disebutkan tidak sedang dalam proses penyelidikan, dan membayar untuk layanan seksual bukanlah tindakan kriminal di Italia.
Potensi Saksi dalam Persidangan Mendatang
Meskipun tidak ada yang dikenakan tuntutan, mereka mungkin dipanggil sebagai saksi dalam sidang mendatang. Kasus ini berfokus pada jaringan yang diduga dijalankan oleh Emanuele Buttini dan Deborah Ronchi, seperti yang dilaporkan oleh Il Giornale.
Nama yang Terlibat
Identitas para pemain muncul melalui intersep percakapan telepon saat para escort dan rekan mereka mengatur pertemuan. Dokumen pengadilan menyensor banyak identitas, tetapi kesalahan administratif membuat beberapa nama terlihat, termasuk Marcus Pedersen dari Torino dan Christian Volpato dari Sassuolo.
Nama-nama yang secara resmi disebutkan dalam permohonan jaksa kepada hakim penyelidik adalah Cheickh Niasse dari Verona dan mantan pemain Inter serta Lazio, Dejan Stankovic, yang juga menyertakan nama putranya, Filip.
Daftar Pemain yang Lebih Luas
Sebuah daftar yang lebih besar, yang mencakup lebih dari 50 pemain sepak bola, diambil dari kata kunci pencarian dalam surat perintah yang dilaksanakan minggu lalu untuk menganalisis perangkat yang disita. Nama-nama tersebut diambil dari komunikasi yang terintersep, bukan dimasukkan secara sembarangan.
- Alessandro Bastoni
- Raoul Bellanova
- Yann Bisseck
- Achraf Hakimi
- Philippe Coutinho
- Milan Skriniar
- Carlos Augusto
- Koni De Winter
- Rafael Leao
- Olivier Giroud
- Jeremy Menez
Selain itu, ada pula nama-nama seperti Riccardo Calafiori, Dean Huijsen, Dusan Vlahovic, Arthur Melo, Gianluca Scamacca, Matteo Ruggeri, Daniel Maldini, dan Nuno Tavares.
Klarifikasi Terkait Penyebutan Nama
Belum dapat dipastikan apakah semua nama yang disebutkan memiliki interaksi dengan jaringan yang diduga ada. Penyebutan nama dalam kata kunci saja tidak cukup untuk menyatakan adanya kesalahan atau keterlibatan yang terbukti.
Kasus ini tentunya akan menarik perhatian banyak pihak, baik dari kalangan sepak bola maupun masyarakat umum, untuk melihat bagaimana proses hukum berikutnya akan berjalan dan dampak yang mungkin terjadi terhadap karier para pemain yang terlibat.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment