Lakers Dekat dengan Sweep Setelah Menang Dramatis atas Rockets
Los Angeles Lakers kini hanya selangkah lagi dari meraih sweep setelah mengambil alih keunggulan 3-0 dalam seri dengan kemenangan 112-108 atas Houston Rockets dalam babak overtime pada Jumat malam.
Jalannya Pertandingan
Ketatnya pertandingan menjadi ciri khas Lakers musim ini, dan hal ini kembali terlihat dalam Game 3. Mereka menyelesaikan musim reguler dengan catatan 22-8 dalam situasi clutch, dan pengalaman tersebut kembali menjadi kunci kemenangan. Houston mampu bangkit di kuarter ketiga dan keempat, membangun keunggulan di penghujung pertandingan. Namun, LeBron James dan Lakers segera merespons. James mencetak three-pointer penyeimbang dengan 13,6 detik tersisa di waktu normal, mengubah momentum dan membawa pertandingan ke babak tambahan.
Permainan ini menjadi yang kedua kalinya Rockets bermain tanpa Kevin Durant (pergelangan kaki), dan hasilnya tidak berubah, kembali berujung pada kekalahan. Alperen Şengün mencatatkan 33 poin, 16 rebound, dan enam assist, memimpin pencetak gol. Namun, masalah tembakan jarak jauh menjadi kendala bagi Rockets dengan persentase 28,2 persen. Jabari Smith Jr. tampil cukup baik dengan mencetak 24 poin, termasuk 6 dari 10 tembakan tiga angka. Amen Thompson juga menyumbang 26 poin dan 11 rebound.
Bagi Lakers, LeBron James menyumbang 29 poin, 13 rebound, dan enam assist, sementara Marcus Smart mencatatkan 21 poin dan 10 assist. Rui Hachimura juga turut berkontribusi dengan 22 poin.
Waktu Krusial
James terlihat lelah, bahkan ia harus menarik jersey-nya di atas kepalanya setelah melakukan kesalahan di kuarter keempat. Kakinya tampak berat, dan menjadi pemain terakhir yang meninggalkan bangku cadangan saat time-out. Namun, ia tetap melanjutkan pertandingan. Ketika momen paling penting tiba, James menunggu di sudut lapangan setelah Rockets melakukan kesalahan yang memberikan kesempatan sekali lagi. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.
Meskipun James tidak mencetak poin kemenangan, ia memaksa pertandingan masuk ke babak overtime dan memberi ruang bagi Marcus Smart untuk tampil dominan dengan 8 poin di periode tambahan, membawa Lakers unggul 3-0 dalam seri ini.
Kekalahan Dramatis Rockets
Tim Rockets kali ini tampaknya akrab dengan momen-momen gagal, tetapi apa yang terjadi pada Jumat malam bisa jadi mengakhiri musim mereka. Houston sempat unggul 6 poin dengan kurang dari 30 detik tersisa namun membiarkan Lakers menyamakan kedudukan di waktu normal sebelum kehilangan peluang di babak overtime. Tanpa Kevin Durant sebagai penentu, Rockets terlihat kehilangan arah di momen-momen krusial. Jae’Sean Tate melakukan pelanggaran terhadap Marcus Smart saat ia mencetak three-pointer, memberi kesempatan bagi Lakers untuk menyamakan kedudukan.
Di babak overtime, Lakers cukup solid untuk menyelesaikan pertandingan dan mengirim Rockets ke ambang eliminasi. Rockets yang masuk sebagai favorit kini hanya butuh satu kekalahan lagi untuk tersingkir dari playoff dengan cara yang sangat mengecewakan.
Analisis Situasi Clutch
Waktu yang ditunggu-tunggu oleh penggemar basket adalah ketika pertandingan berjalan ketat. NBA mendefinisikan waktu clutch sebagai waktu di mana pertandingan memiliki selisih 5 poin atau kurang dalam lima menit terakhir regulasi atau overtime. Dalam seri ini, Lakers memiliki keunggulan signifikan dalam situasi clutch dengan persentase kemenangan 73,3%. Sebaliknya, Rockets mencatatkan 22 kemenangan dan 23 kekalahan.
Rockets sering kali terjebak dalam situasi sulit di setiap pertandingan, meskipun mereka menunjukkan kemampuan untuk bangkit di menit-menit akhir. Namun, Jumat lalu menjadi titik balik yang mungkin akan menjadi bagian dari cerita musim mereka. Setelah meraih kembali keunggulan dari defisit 15 poin, Rockets gagal memanfaatkan keunggulan dan kembali ke masalah lama, yang mengakibatkan kekalahan di akhir pertandingan.
Ini merupakan langkah maju bagi Lakers, yang mengalami kesulitan dalam situasi clutch di playoff sebelumnya. Untuk Rockets, kekalahan ini menjadi cermin terhadap kekurangan mereka dan tantangan bagi manajemen untuk memperbaiki tim, terutama di posisi point guard. Musim ini berakhir tanpa hasil yang diharapkan, dan Rockets harus merenungkan banyak hal di masa depan.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment