Nikola Jokic: Masa Depan yang Tidak Pasti di Denver Nuggets?

Nikola Jokic berbincang dengan Luka Doncic saat menjalani kampanye MVP 2019.
Los Angeles Lakers tampaknya masih bisa mendapatkan talenta generasi berikutnya dalam diri Nikola Jokic. Saat Lakers berusaha menyapu bersih Houston Rockets 4-0 di babak pertama playoff, Jokic dan Denver Nuggets berada di ambang tersingkir lebih cepat di tangan Minnesota Timberwolves.
Minnesota mengalami dua cedera parah pada Anthony Edwards dan Donte DiVincenzo dalam pertandingan terakhir, namun Nuggets gagal memanfaatkan kesempatan ini dan mengalami kekalahan telak. Ketika pemain superstar yang diakui sebagai salah satu yang terbaik harus menghadapi gagal di playoff, perubahan tampaknya tak terhindarkan.
Perubahan tersebut mungkin akan dimulai dengan Jokic, yang merupakan tiga kali peraih MVP NBA.
Nikola Jokic: Menuju Selatan California?
Seandainya Denver tidak dapat bangkit, mereka bisa menghadapi kekecewaan lebih awal dari yang diperkirakan. Kekalahan di Game 4 membuat mereka tertinggal dua pertandingan, tetapi mereka masih memiliki peluang di Game 5 di kandang sendiri.
Jika Nuggets tidak bisa bangkit melawan Wolves, perhatian akan beralih ke Jokic, bintang berusia 31 tahun yang mengalami kegagalan playoff untuk ketiga kalinya berturut-turut di babak kedua. Hal ini jelas bukan standar yang bisa diterima oleh seorang superstar.

Getty
Pecinta basket mengenali kedekatan Jokic dengan bintang Lakers, Luka Doncic. Keduanya merupakan teman dekat selama karir NBA mereka. Lakers sudah menunjukkan kemampuan mereka untuk mengakuisisi pemain bintang, sehingga kemungkinan mendapatkan Jokic melalui trade tidak bisa diabaikan.
Dalam sebuah episode podcast “Locked on Nuggets”, jurnalis tim, Matt Moore, yang telah mengikuti Nuggets selama lebih dari sepuluh tahun, menyebutkan kemungkinan Jokic meminta untuk ditransfer ke Lakers. “Jika Joker menolak perpanjangan kontrak, mereka akan melakukan trade, karena Anda tidak bisa kehilangan Nikola Jokic dengan sia-sia,” katanya. “Mereka akan menukarnya ke Lakers atau ke tempat lain yang dia inginkan.”
Meskipun Moore percaya Jokic bisa meminta trade ke Lakers, ia juga berpendapat bahwa kemungkinan tetap bertahan di Denver lebih besar dibandingkan diambil trade.
“Saya tidak berharap [kepemilikan Nuggets] akan memindahkannya karena mereka mendapatkan keuntungan yang besar dari Jokic,” imbuh Moore.
Dapatkah Nuggets Membangun Tim Juara di Sekitar Bintangnya?
Membangun tim yang dapat mendukung talenta generasi seperti Jokic adalah tugas yang sangat sulit. Pada tahun 2023, Nuggets telah membuktikan bahwa mereka dapat melakukannya. Namun, banyak yang telah berubah sejak saat itu.
Dua bintang utama mereka, Jokic dan Jamal Murray, terus berkembang setelah meraih gelar, tetapi dukungan dari tim di sekitarnya terlihat kurang dalam momen-momen penting. Masalah utama Nuggets sepanjang musim ini bukan pada serangan, tetapi pada pertahanan yang sangat kesulitan menghadapi Wolves di babak pertama ini.
Tanpa adanya perubahan yang signifikan, Nuggets tampaknya akan menghadapi offseason yang penuh dengan pertanyaan. Jokic dan Murray masih terikat kontrak, sehingga harus ada tawaran yang sangat menggoda untuk memindahkan salah satu dari mereka. Namun, dukungan tim sekitar kemungkinan akan mengalami banyak perubahan.
Jika Jokic dan Nuggets mengalami musim yang mengecewakan pada 2026-27, kesempatan untuk bergabung dengan Doncic di Los Angeles bisa menjadi kenyataan.
Adel Ahmad adalah penulis dengan pengalaman lebih dari lima tahun dalam meliput NBA. Karyanya telah muncul di berbagai platform media, baik nasional maupun lokal.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment