FIFA Tingkatkan Hadiah dan Biaya Partisipasi di Piala Dunia 2026
FIFA mengumumkan rencana untuk meningkatkan hadiah uang dan biaya partisipasi bagi 48 negara yang berlaga di Piala Dunia musim panas mendatang. Organisasi yang mengatur kompetisi ini kini sedang berunding dengan asosiasi nasional untuk pembiayaan yang lebih baik. Rencana tersebut diperkirakan akan disetujui dalam pertemuan FIFA Council di Vancouver pada 28 April mendatang.
Pada bulan Desember lalu, FIFA mengumumkan dana hadiah Piala Dunia yang mencapai rekor $727 juta (£539 juta), dengan masing-masing tim yang berkompetisi mendapatkan minimal $10.5 juta dan pemenang membawa pulang $50 juta. Sejak saat itu, diskusi dengan asosiasi nasional terus berlangsung dengan harapan mencapai kesepakatan sebelum Kongres FIFA pada 30 April.
Dukungan UEFA dan Biaya Operasional
Pada 1 April, The Athletic melaporkan bahwa UEFA, sebagai badan pengatur sepak bola Eropa, sedang mendorong FIFA untuk meningkatkan hadiah Piala Dunia dan dukungan finansial keseluruhan bagi federasi yang berpartisipasi di turnamen yang berlangsung di AS, Kanada, dan Meksiko. Ini sebagai respons terhadap kekhawatiran dari beberapa asosiasi anggotanya mengenai biaya besar yang terkait dengan final tersebut, termasuk harga perjalanan dan pajak di AS yang menjadi perhatian utama.
Meski begitu, sumber dari FIFA yang meminta anonim mengungkapkan bahwa peningkatan hadiah uang ini bukan sebagai reaksi terhadap tekanan dari UEFA atau pihak lain. Mereka menegaskan bahwa keputusan ini diambil secara independen, didasarkan pada proyeksi pendapatan lebih dari $11 miliar (£8,15 miliar) dari turnamen yang dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli.
Kritik terhadap Harga Tiket dan Dampaknya
FIFA adalah organisasi nirlaba, dan bulan ini presiden FIFA, Gianni Infantino, menjawab kritik mengenai harga tiket yang tinggi dengan menegaskan bahwa semua pendapatan yang dihasilkan akan dikembalikan untuk pengembangan sepak bola. Peningkatan dana untuk tim yang berpartisipasi datang setelah laporan The Athletic pada 10 Maret yang menyebutkan bahwa FIFA telah memotong lebih dari $100 juta dari anggaran operasional Piala Dunia, dengan beberapa departemen di kantor pusat FIFA di Miami diminta untuk melakukan efisiensi.
Pemangkasan anggaran ini menimbulkan pertanyaan tentang dampak finansial bagi penggemar dan kota-kota tuan rumah, dengan banyak kota di AS yang harus mengecilkan rencana untuk turnamen karena kekhawatiran anggaran. Beberapa kota tuan rumah seperti New Jersey dan Seattle telah mengurangi rencana mereka, sedangkan Philadelphia dan Houston merupakan satu-satunya yang memenuhi acara festival 39 hari yang awalnya dijadwalkan.
Diskusi dan Pengumuman Mendatang
Seorang juru bicara FIFA menyatakan kepada The Athletic: “Menjelang pertemuan FIFA Council di Vancouver, Kanada, pada 28 April 2026, FIFA dapat mengonfirmasi bahwa kami sedang dalam diskusi dengan asosiasi di seluruh dunia untuk meningkatkan pendapatan yang tersedia. Ini termasuk proposal peningkatan kontribusi keuangan untuk semua tim yang memenuhi syarat di Piala Dunia FIFA 2026 serta pendanaan perkembangan yang tersedia untuk semua 211 asosiasi anggota.”
Piala Dunia FIFA 2026 diproyeksikan akan menjadi tonggak penting dalam hal kontribusi keuangan bagi komunitas sepak bola global, dan FIFA bangga berada dalam posisi keuangan terkuatnya untuk mendukung sepak bola dunia melalui program FIFA Forward. Rincian lebih lanjut akan diberikan seiring dengan hasil diskusi yang berlangsung.
(WC/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment