Skandal Wasit Serie A Mengguncang Liga Italia
Pertandingan Serie A antara Inter Milan dan AS Roma pada musim lalu kini tengah menjadi sorotan, karena terdapat dugaan penyimpangan dalam keputusan VAR. Dikutip dari Repubblica, Andrea Gervasoni diduga mengarahkan komentar kepada petugas VAR agar tidak ikut campur selama pemeriksaan penalti yang melibatkan tim Nerazzurri.
Investigasi Masif Terhadap Lima Wasit
Saat ini, lima individu, termasuk Desainer Wasit Gianluca Rocchi dan Supervisor VAR Gervasoni, sedang dalam penyelidikan terkait skandal wasit terbaru di Italia. Sejauh ini, hampir 30 wasit telah memberikan keterangan kepada Jaksa Milan, Maurizio Ascione. Sumber yang mengetahui situasi tersebut mengungkapkan bahwa Rocchi “menyetel janji dengan sesuka hati” dan cenderung “menghilangkan figur yang tidak bersedia mengikuti metode yang sudah ditentukan.”
Keterlibatan Eksekutif Klub
Sumber tersebut juga menambahkan bahwa Rocchi berhubungan langsung melalui telepon dengan eksekutif klub meski hal itu tidak diperbolehkan, sebagai upaya untuk mendekati klub demi kepentingan pribadi. Saat ini, investigasi tidak melibatkan pemain atau direktur klub, hanya orang-orang dari lingkungan wasit.
Penyelidikan Terhadap Keputusan VAR
Rocchi dan Gervasoni dicurigai telah mempengaruhi keputusan VAR dalam beberapa pertandingan, termasuk yang terlihat dari video pada 1 Maret 2025 saat Udinese melawan Parma. Diketahui bahwa lima pertandingan dari musim 2024-25 sedang dalam pengawasan, termasuk laga Inter-Roma yang berlangsung pada 27 April 2025, di mana Giallorossi meraih kemenangan 1-0.
Dugaan Intervensi di Ruang VAR
Seorang saksi melaporkan kepada Jaksa Milan bahwa petugas VAR dalam pertandingan tersebut, Marco Di Bello, menerima instruksi dari luar ruang VAR, yaitu “tidak perlu campur tangan,” ketika sedang memeriksa kemungkinan penalti bagi Nerazzurri akibat pelanggaran Evan Ndicka terhadap Yann Bisseck.
Komentar Rocchi Setelah Kejadian
Beberapa hari setelah insiden itu, Rocchi memberikan komentar bahwa tindakan tersebut seharusnya berujung pada pemberian penalti. Ia menyebut, “Penilaian yang dilakukan di lapangan tidak memberikan penalti, tetapi ketika menilai sesuatu secara keliru dari lapangan, tetap saja itu adalah sebuah kesalahan.” Menurutnya, perilaku Ndicka merupakan indikasi ketidakpedulian terhadap bola, yang seharusnya bisa dikenakan sanksi.
Dampak Terhadap Liga Serie A
Skandal ini tidak hanya menciptakan ketidakpastian di kalangan klub, tetapi juga mengancam integritas kompetisi Serie A. Dengan banyaknya wasit yang terlibat dalam penyelidikan, peluang untuk menciptakan keputusan yang adil dan transparan dalam pertandingan semakin dipertanyakan. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan bisa membawa klarifikasi dan perbaikan dalam sistem perwasitan di Italia.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment