Empat Tim Lanjutan Liga Champions UEFA 2025/26 Siap Melangkah ke Semi-final
Sebanyak empat tim masih bersaing untuk mendapatkan tiket menuju final Liga Champions UEFA 2025/26 di Budapest. Berikut adalah profil dari masing-masing semifinalis.
Jadwal Semi-final Liga Champions
Leg Pertama:
Selasa, 28 April
Paris vs Bayern München
Rabu, 29 April
Atlético vs Arsenal
Leg Kedua:
Selasa, 5 Mei
Arsenal vs Atlético
Rabu, 6 Mei
Bayern München vs Paris
Seluruh pertandingan dimulai pada pukul 02:00 WIB
Arsenal (ING)
Fase Liga: W8 D0 L0 F23 A4 (peringkat 1)
Babak 16 Besar: 3-1 agg vs Leverkusen
Perempat Final: 1-0 agg vs Sporting CP
Pemain Poin Fantasy Teratas: Gabriel Martinelli, Gabriel (65)
Peringkat Koefisien UEFA: 7
Musim lalu: Semi-final (L1-3 agg vs Paris)
Penampilan Terbaik di Piala Eropa: Runner-up (2005/06)
Alasan Mereka Bisa Menang
Arsenal telah menunjukkan peningkatan yang konsisten selama tiga musim terakhir, baik di tingkat domestik maupun di Liga Champions. Setelah mencapai perempat final dua tahun lalu dan semi-final musim lalu, mereka kini berambisi untuk melangkah ke final. Mikel Arteta dan timnya menunjukkan ketahanan dan daya serang yang cukup untuk memenangkan pertandingan.
Gaya Permainan
Tim Arteta kokoh di belakang dan mematikan dalam situasi set-piece, berpotensi mencetak gol dari berbagai sudut. Dengan rata-rata satu gol kebobolan setiap dua pertandingan, Arsenal juga memiliki kontribusi dari 12 pemain lapangan yang berbeda untuk mencetak gol.
Pelatih: Mikel Arteta
Arteta, yang sebelumnya asisten Pep Guardiola, berhasil membawa Arsenal meraih gelar FA Cup ke-14. Setelah posisi kedelapan dan kelima di Premier League, timnya kini berambisi kembali ke papan atas.
Pemain Kunci: Bukayo Saka
Saka, yang sudah melewati 50 gol liga, memberikan kontribusi signifikan dengan kecepatan dan kemampuan menyelesaikan peluang. Dia juga merupakan pemain kunci di Euro untuk Inggris.
Fakta Menarik
Arsenal adalah satu-satunya tim yang tidak terkalahkan di kompetisi dengan sepuluh kemenangan dan dua imbang dari 12 pertandingan.
Atlético de Madrid (ESP)
Fase Liga: W4 D1 L3 F17 A15 (peringkat 14)
Play-off Fase Knockout: 7-4 agg vs Club Brugge
Babak 16 Besar: 7-5 agg vs Tottenham
Perempat Final: 3-2 agg vs Barcelona
Pemain Poin Fantasy Teratas: Julián Alvarez (88)
Peringkat Koefisien UEFA: 10
Musim lalu: Babak 16 Besar (2-2 agg, L2-4 penalti vs Real Madrid)
Penampilan Terbaik di Piala Eropa: Runner-up (1973/74, 2013/14, 2015/16)
Alasan Mereka Bisa Menang
Atlético mengalami salah satu musim dengan banyak gol. Pelatih Diego Simeone bisa menerapkan berbagai strategi berkat kedalaman skuad mereka.
Gaya Permainan
Tim Simeone dikenal dengan organisasi pertahanan yang ketat dan tekanan setelah kehilangan penguasaan bola. Formasi 4-4-2 menjadi andalan, kini dengan pergerakan bola yang lebih cepat.
Pelatih: Diego Simeone
Sudah 15 tahun di Atlético, Simeone terus membawa timnya berkompetisi di level tertinggi Eropa.
Pemain Kunci: Julián Alvarez
Alvarez telah menjadi ancaman utama di lini serang, dengan dukungan pemain lain yang juga menunjukkan performa baik.
Fakta Menarik
Alvarez telah mencetak 15 gol dalam 19 penampilan terakhir di Liga Champions sebelum semi-final.
Bayern München (GER)
Fase Liga: W7 D0 L1 F22 A8 (peringkat 2)
Babak 16 Besar: 10-2 agg vs Atalanta
Perempat Final: 6-4 agg vs Real Madrid
Pemain Poin Fantasy Teratas: Harry Kane (88)
Peringkat Koefisien UEFA: 1
Musim lalu: Perempat Final (L3-4 agg vs Inter)
Penampilan Terbaik di Piala Eropa: Juara (1973/74, 1974/75, 1975/76, 2000/01, 2012/13, 2019/20)
Alasan Mereka Bisa Menang
Kembalinya Bayern di bawah Vincent Kompany memberikan nuansa tertentu, mengingat performa mereka yang mengesankan selama musim ini.
Gaya Permainan
Dengan formasi 4-2-3-1 yang fleksibel, Bayern menunjukkan daya serang mematikan yang mampu mengancam lini pertahanan lawan.
Pelatih: Vincent Kompany
Di musim keduanya, Kompany telah berhasil mengembalikan kejayaan Bayern setelah musim lalu yang mengecewakan.
Pemain Kunci: Harry Kane
Kane menjadi pencetak gol terbanyak di Bundesliga dan menunjukkan performa yang cukup apik di Liga Champions.
Fakta Menarik
Kane telah mencetak 16 gol dalam 15 pertandingan terakhir di Liga Champions menjelang semi-final.
Paris (FRA)
Fase Liga: W4 D2 L2 F21 A11 (peringkat 11)
Play-off Fase Knockout: 5-4 agg vs Monaco
Babak 16 Besar: 8-2 agg vs Chelsea
Perempat Final: 4-0 agg vs Liverpool
Pemain Poin Fantasy Teratas: Khvicha Kvaratskhelia (99)
Peringkat Koefisien UEFA: 5
Musim lalu: Juara (W5-0 vs Inter)
Penampilan Terbaik di Piala Eropa: Juara (2024/25)
Alasan Mereka Bisa Menang
Paris menunjukkan performa yang mengesankan di babak knockout, membuktikan bahwa mereka siap untuk mengulangi kesuksesan musim lalu.
Gaya Permainan
Di bawah Luis Enrique, Paris telah membangun tim yang seimbang dengan kekuatan di lini pertahanan dan serangan.
Pelatih: Luis Enrique
Dengan pengalaman yang kaya, Enrique telah membawa banyak prestasi selama masa kepemimpinannya.
Pemain Kunci: Ousmane Dembélé
Setelah musim lalu yang bertenaga, Dembélé kini berada dalam puncak performanya.
Fakta Menarik
Paris mencapai semi-final untuk ketiga kalinya secara beruntun, pencapaian yang belum pernah dicapai oleh klub mana pun asal Prancis sebelumnya.
Peringkat koefisien UEFA akurat per akhir perempat final.
(LC/GN)
sumber : www.uefa.com
Leave a comment