Iran Pastikan Ikut di Piala Dunia Meski Hadapi Tantangan
Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah mengonfirmasi bahwa Iran akan berpartisipasi dalam Piala Dunia mendatang. Tim nasional Iran dijadwalkan akan memainkan pertandingan mereka di Amerika Serikat, meskipun terdapat ketegangan politik antara kedua negara.
Infantino menekankan pentingnya sepak bola sebagai kekuatan penyatu. “Alasannya sangat sederhana, teman-teman, kita harus bersatu. Kita harus mengumpulkan orang-orang. Itu adalah tanggung jawab saya, tanggung jawab kita. Sepak bola menyatukan dunia. FIFA menyatukan dunia. Anda menyatukan dunia. Kita menyatukan dunia,” ungkapnya.
Piala Dunia dijadwalkan dimulai pada tanggal 11 Juni dan akan berakhir pada 19 Juli, dengan pertandingan berlangsung di berbagai lokasi di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Hambatan dan Tantangan untuk Iran
Baru-baru ini, perwakilan dari federasi sepak bola Iran mengalami kesulitan saat mencoba memasuki Kanada. Menteri Urusan Luar Negeri Kanada, Anita Anand, mengumumkan bahwa para pejabat Iran ditolak masuk, informasi yang awalnya dilaporkan oleh Tasnim, sebuah lembaga berita Iran. Presiden federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, dan dua pejabat lainnya ditolak di Bandara Internasional Toronto Pearson.
Pada pertemuan Kongres Konfederasi Sepak Bola Asia di Vancouver, isu kehadiran Iran di Piala Dunia maupun kemungkinan pemindahan lokasi pertandingan mereka dari AS tidak dibahas.
Ketika pengumuman nama-nama negara anggota di Kongres FIFA, kehadiran Iran dicatat tidak ada. Di luar Vancouver Convention Centre, sekelompok kecil pengunjuk rasa berkumpul dengan membawa bendera Iran.
Meski menghadapi berbagai masalah, Infantino tetap teguh pada keputusan Iran untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia dan melaksanakan pertandingan di AS. Iran sebelumnya telah mengajukan permohonan untuk memindahkan pertandingan mereka ke Meksiko, namun proposal tersebut ditolak.
Jika Iran memutuskan untuk mundur dari Piala Dunia, mereka akan kehilangan biaya partisipasi yang signifikan. FIFA baru-baru ini mengumumkan tambahan dana sebesar $100 juta untuk negara-negara peserta. Dewan FIFA juga menyetujui peningkatan pembayaran dasar kepada setiap federasi sebesar $2 juta, sehingga total minimum menjadi $12,5 juta.
Federasi-federasi anggota sebelumnya meminta peningkatan hadiah uang mengingat biaya yang terus naik. FIFA telah mengumumkan bahwa pemenang Piala Dunia akan menerima $50 juta dari total hadiah sebesar $655 juta.
Argentina yang menjuarai Piala Dunia 2022 memperoleh $42 juta, sementara juara 2018, Prancis, mendapatkan $38 juta.
(WC/GN)
sumber : www.theweek.in
- Canada entry denial
- FIFA
- FIFA Congress
- FIFA funding
- FIFA World Cup
- FIFA World Cup 2026
- football unites
- Gianni Infantino
- Iran World Cup participation
- Iranian football federation
- Kualifikasi Piala Dunia
- Piala Dunia
- Piala Dunia 2026
- tim nasional
- US World Cup matches
- World Cup 2026
- World Cup prize money
- World Cup Qualifiers
Leave a comment