Krisis Tottenham: Dampak Cedera yang Menghantui
©TM/IMAGO
Cedera merupakan bagian tak terpisahkan dari dunia sepak bola, namun tingkat cedera yang dialami klub dapat sangat mempengaruhi performa mereka. Dalam era data science yang semakin berkembang, klub-klub sepak bola kini menerapkan rencana cermat untuk mengurangi risiko cedera pemain, tetapi sepenuhnya menghindari cedera adalah hal yang mustahil. Beban yang ditanggung pemain sepak bola elite juga semakin berat.
Dengan meningkatnya jadwal pertandingan internasional dan ekspansi Liga Champions, pemain di klub-klub papan atas dunia bisa bermain lebih dari 60 pertandingan dalam satu musim. Beberapa bintang sepak bola, seperti Rodri pada saat meraih Ballon d’Or 2024, telah menyoroti beban yang semakin meningkat pada para pemain. Liga Premier Inggris, yang dikenal sebagai liga dengan fisik paling menuntut di dunia, menunjukkan data dari Transfermarkt mengenai klub-klub yang paling banyak mengalami cedera musim ini.
Klub Premier League Terparah oleh Cedera Musim Ini
Data yang kami kumpulkan dari seluruh klub Premier League menunjukkan berapa banyak pertandingan yang tidak dapat diikuti pemain karena cedera. Tanpa kejutan, Tottenham Hotspur berada di urutan teratas, jauh di depan klub papan atas lainnya dengan masalah cedera yang telah banyak dibahas. Secara total, pemain Tottenham telah melewatkan 363 pertandingan musim ini, dengan beberapa pemain kunci hilang dalam waktu yang lama—termasuk Dejan Kulusevski yang belum bermain sama sekali. Apabila Tottenham terdegradasi ke Championship, cedera akan menjadi faktor signifikan dan sering digunakan sebagai alasan untuk hasil buruk oleh pelatih seperti Thomas Frank dan Igor Tudor.
Seperti yang terlihat pada grafik di atas, Newcastle United berada di posisi kedua dengan pemain yang kehilangan 278 pertandingan akibat cedera. Crystal Palace, Chelsea, dan Liverpool melengkapi lima besar. Tidak mengherankan, tujuh klub teratas semuanya berpartisipasi dalam kompetisi Eropa musim ini—sementara Arsenal sedikit unggul dari rival judul mereka, Manchester City. Manchester United berada di urutan ke-15, dengan Leeds United sebagai klub dengan catatan cedera terbaik dalam kampanye ini.
Masalah cedera yang dihadapi Tottenham tidak hanya berdampak pada performa tim, tetapi juga bisa mengancam posisi mereka di liga. Dengan banyaknya pemain yang tidak bisa bermain, tantangan yang dihadapi Spurs menjadi semakin berat. Tim ini harus segera menemukan solusi untuk meminimalisir dampak cedera jika ingin tetap bersaing di liga.
(PL/GN)
sumber : www.transfermarkt.com
Leave a comment