Permintaan Warriors Berpotensi Frustrasi Stephen Curry
Permintaan terbaru dari Golden State Warriors terhadap pelatih Steve Kerr tidak hanya berisiko mengakhiri masa jabatannya yang telah meraih empat gelar juara, tetapi juga berpotensi membuat Stephen Curry merasa tertekan menjelang keputusan mengenai masa depannya.
Curry Rentan Terhadap Permintaan Tersebut
Curry memiliki kesempatan untuk menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun pada offseason ini, namun kecil kemungkinan bintang guard tersebut akan senang dengan laporan bahwa Warriors menginginkan Kerr untuk lebih meningkatkan akuntabilitas darinya ke depan.
Ketidakpastian di Sekitar Masa Depan Steve Kerr
Dengan kontrak Kerr yang telah berakhir dan masa depannya dalam ketidakpastian yang besar, Monte Poole dari NBC Sports Bay Area melaporkan bahwa ada beberapa aspek yang ingin dilihat franchise dari pelatih berusia 60 tahun ini agar bisa memperpanjang kontraknya.
“Di antara hal-hal yang diinginkan oleh manajemen adalah kesiapan Kerr untuk mengadopsi fleksibilitas lebih dalam skema kepelatihan, terutama terkait dengan pemain muda, sekaligus meminta akuntabilitas lebih dari semua pemain, termasuk Curry dan Green,” tulis Poole.
Akuntabilitas yang Diharapkan
Menuntut akuntabilitas dari pemain lain bisa menjadi permintaan yang wajar, terutama untuk Green, yang sering dianggap menghindari konsekuensi atas kesalahan yang seharusnya mendapat perhatian lebih. Namun, terkait dengan Curry, menarik untuk mengetahui jenis akuntabilitas apa yang diharapkan franchise ini. Curry dikenal sebagai salah satu superstar yang paling mudah dilatih dalam liga, dan pencapaian luar biasanya sejauh ini menunjukkan level profesionalisme yang jarang ditemukan.
Dari sudut pandang permainan, Curry terkadang melakukan kesalahan fatal yang bisa merugikan Warriors, tetapi hal ini juga dapat terjadi pada banyak superstar lainnya di liga saat serangan tim sangat bergantung pada mereka.
Warriors Harus Berhati-hati dengan Langkah Mereka
Jika reaksi Curry terhadap situasi ini mirip dengan reaksi fans, maka permintaan ini bisa menjadi sesuatu yang membuat bingung. Meskipun bukan merupakan serangan langsung kepada 12x All-Star tersebut, Warriors perlu berhati-hati dengan setiap langkah yang diambil pada offseason ini, karena bisa mempengaruhi pandangan Curry terhadap perkembangan franchise.
Curry sebelumnya mengungkapkan minat untuk menandatangani perpanjangan kontrak setelah Warriors tersingkir di Turnamen Play-In, tetapi situasi dapat berubah jika terjadi perubahan besar pada offseason ini, dimulai dengan kemungkinan kepergian Kerr setelah dua belas tahun.
Apabila Warriors tidak mampu menandatangani perpanjangan kontrak dengan Curry musim panas ini, kekhawatiran akan meningkat seiring berjalannya musim depan, mengingat MVP Final 2022 ini akan berada dalam kontrak yang akan berakhir dan berpotensi menjadi agen bebas tahun depan.
Langkah-langkah yang diambil oleh Warriors selama offseason ini akan sangat menentukan untuk masa depan tim dan perkembangan hubungan mereka dengan salah satu pemain terbaik dalam sejarah NBA, Stephen Curry.
(BA/GN)
sumber : bluemanhoop.com
Leave a comment