Pertandingan Dramatis: Inter Miami Kehilangan Keunggulan Tiga Gol
Lionel Messi menunjukkan penampilan yang mengesankan saat mencetak gol dan memberikan assist, membawa Inter Miami memimpin 3-0 atas Orlando City di Nu Stadium. Namun, hasil akhir yang mengejutkan berujung pada kekalahan 4-3, menimbulkan pertanyaan apakah ini merupakan pembalikan terdramatis yang pernah dialami Messi dalam karier profesionalnya.
Jalannya Pertandingan
Herons berbuka skor lebih dulu melalui gol Ian Fray di menit keempat. Selanjutnya, Messi memberikan assist kepada Telasco Segovia pada menit ke-25, sebelum mencetak gol fantastisnya sendiri di menit ke-33. Namun, ketidakpastian mulai muncul ketika Martín Ojeda mencetak hat-trick, dan Tyrese Spicer menyamakan kedudukan di waktu tambahan, membuat Inter Miami masih mencari bentuk permainan yang konsisten.
Rekaman Sejarah
Hasil ini menjadi yang pertama kalinya dalam karier senior Messi, di mana timnya membuang keunggulan tiga gol dalam satu pertandingan. Selama bertahun-tahun, tim yang dia bela tidak pernah kehilangan keunggulan tiga gol, bahkan tidak pernah permainan berakhir imbang. Untuk pertama kalinya, Orlando tidak hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga meraih tiga poin.
Pembalikan Tanda Sejarah
Sebelumnya, Messi pernah mengalami dua kekalahan dramatis di fase knock-out Liga Champions saat masih berseragam Barcelona. Pertama, pada tahun 2018, di mana setelah menang 4-1 di leg pertama melawan AS Roma, mereka tersingkir akibat kalah 3-0 di leg kedua. Kedua, pada tahun 2019, saat Liverpool membalikkan agregat 3-0 menjadi kemenangan 4-0 di Anfield.
Kelemahan Inter Miami
Hasil melawan Orlando mencerminkan kelemahan yang terus berlanjut dalam performa Inter Miami pada kompetisi 2026. Trio penyerang Germán Berterame, Luis Suárez, dan Tadeo Allende kesulitan mencetak gol, sementara lini pertahanan tim juga menjadi masalah, mengingat mereka telah kebobolan 13 gol dalam tujuh pertandingan terakhir.
Catatan Tak Diinginkan di MLS
Inter Miami sudah melewati lima pertandingan MLS di luar kandang sebelum peluncuran Miami Freedom Park, yang sekarang bernama Nu Stadium, pada 4 April. Namun, dengan tiga kali imbang dan satu kekalahan dalam empat pertandingan kandang, sebagian besar kebangkrutan yang terjadi menambah catatan pahit di stadion baru mereka.
Pembalikan yang dilakukan Orlando dari ketertinggalan 3-0 untuk meraih kemenangan hanya terjadi tiga kali dalam sejarah MLS. Mereka bergabung dengan LA Galaxy yang melakukannya pertama kali di derby Los Angeles pada tahun 2018, dan Seattle Sounders yang pernah melawan D.C. United di tahun 2017.
Dampak bagi Tim dan Kompetisi
Hasil ini semakin menambah tekanan pada Inter Miami, yang harus segera mencari solusi untuk mengatasi masalah di lini serang dan pertahanan. Jika tidak, mereka akan terus terpuruk dalam klasemen dan kesulitan bersaing di sisa musim ini.
(SA/GN)
sumber : worldsoccertalk.com
Leave a comment