Tottenham Kembali Beraksi: Kemenangan Kedua Beruntun atas Aston Villa
Roberto De Zerbi meminta pemain Tottenham untuk mengabaikan suara-suara yang mengalihkan perhatian mereka, dan instruksi tersebut sepertinya berhasil saat mereka melawan Aston Villa di Villa Park. Setelah Richarlison mencetak gol di menit ke-25 dan menggandakan keunggulan Spurs, De Zerbi, yang mengenakan sepatu putih bersih, melangkah ke lapangan dengan percaya diri, didampingi oleh Marcello Quinto, salah satu pelatih yang ia bawa saat ditunjuk bulan lalu.
Jalannya Pertandingan
Setelah meraih kemenangan perdana tahun ini di markas Wolves pekan lalu, Spurs kembali ke West Midlands untuk meraih kemenangan kedua berturut-turut di Premier League, yang merupakan yang pertama sejak Agustus. Kemenangan ini mengangkat Spurs keluar dari zona degradasi, menggeser West Ham ke posisi tersebut setelah mereka kalah dari Brentford. Meskipun ini sudah bulan Mei, Tottenham tampak mulai menemukan ritme permainan mereka.
De Zerbi tampak sudah sukses membuat timnya bermain sesuai arahan. Dukungan suporter yang datang jauh dari Tottenham pun meriah ketika peluit akhir berbunyi, meskipun Aston Villa sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Emiliano Buendía. Namun, nuansa di sisi pendukung Spurs lebih dominan, seakan mereka yang sedang berjuang untuk posisi liga yang lebih baik.
Tottenham menunjukkan keunggulan dalam setiap aspek permainan, bahkan sebelum Conor Gallagher membuka skor setelah 12 menit dengan tendangan indah dari luar kotak penalti. Villa terlihat kurang bersemangat sejak awal dan menariknya, Spurs kini mencatat lebih banyak kemenangan tandang daripada Villa di liga tahun ini.
Kinerja Buruk Aston Villa
Villa kembali mengalami kekalahan mengecewakan dengan performa yang kurang memuaskan. Nottingham Forest menantikan permainan terbaik dari Villa menjelang leg kedua semifinal Liga Eropa, namun pelatih Vítor Pereira pasti merasa prihatin melihat penampilan Villa saat ini. Laga ini mungkin menjadi salah satu penampilan terburuk sejak Unai Emery menjabat tiga setengah tahun lalu. Sebuah momen yang mengecewakan terjadi saat Jadon Sancho terperangkap offside pada situasi set-piece tak langsung hampir di awal babak kedua. Emery dan penggemar Villa pasti mendambakan reaksi dari timnya di pertandingan mendatang.
Statistik Pertandingan

Berdasarkan catatan pertandingan, De Zerbi yakin Spurs bisa merebut kemenangan dalam semua pertandingan tersisa, termasuk laga tandang ke Chelsea dan pertandingan kandang melawan Leeds dan Everton. Kelebihan Spurs adalah mereka tidak perlu melakukan perjalanan jauh dari London, sedangkan West Ham harus bertandang ke Newcastle. Spurs bermain lebih agresif, menguasai bola kedua, dan memanfaatkan kelemahan Villa. De Zerbi berhasil memanipulasi strategi Emery, yang melakukan tujuh perubahan dengan tujuan membalikkan keadaan.
Reaksi Pemain
De Zerbi yang karismatik membawa perubahan signifikan bagi Spurs dalam waktu singkat. Ia tetap menyadari adanya kelemahan tetapi fokus pada kekuatan tim, meskipun tengah menghadapi banyak cedera. Injuries yang dialami Dominic Solanke dan Xavi Simons memaksa De Zerbi untuk melakukan perubahan, di mana promosi Richarlison terbukti efektif saat mencetak gol di babak pertama.
Gallagher yang mencetak gol pertama merupakan salah satu titik penentu, dengan gol yang berasal dari lemparan panjang Kevin Danso dan dimanfaatkan oleh Gallagher untuk melepaskan tembakan kuat ke pojok gawang. Selebrasi Gallagher mencerminkan kebahagiaan tim, meskipun De Zerbi masih meminta lebih dari mereka.
Dampak bagi Tim
Kemenangan ini menunjukkan bahwa Tottenham mulai bangkit dan bersaing di papan atas, dengan keyakinan bahwa mereka bisa meraih hasil baik di sisa kompetisi. Sementara itu, Aston Villa harus segera memperbaiki performa jika ingin bersaing di pentas Eropa.
(PL/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment