Kinerja Arsenal dan Atlético Madrid di UEFA Champions League
Arsenal tetap tak terkalahkan menghadapi Atlético Madrid di UEFA Champions League musim ini, meraih kemenangan 4-0 di Emirates dan bermain imbang 1-1 di Stadion Metropolitano Riyadh. Satu-satunya manajer lain yang juga tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan perdana melawan Diego Simeone di kompetisi ini adalah Carlo Ancelotti dan Maurizio Sarri.
Rekor Pertemuan
- Atlético Madrid belum mampu meraih kemenangan dalam dua laga melawan Arsenal musim ini (D1 L1). Terakhir kali mereka menghadapi lawan lebih dari tiga kali dalam satu musim tanpa meraih kemenangan adalah saat melawan Real Madrid pada 2022-23 (D1 L2).
- Arsenal belum tergelincir dalam delapan pertandingan terakhir melawan tim Spanyol di UEFA Champions League (W7 D1). Satu-satunya tim yang memiliki rekor lebih baik tanpa kalah dalam laga-laga tersebut adalah Chelsea, dengan 16 laga antara Maret 2006 dan April 2014.
Kondisi Tim
- Atlético Madrid mengalami enam kekalahan dari tujuh laga tandang terakhir melawan tim Inggris di UEFA Champions League (W1), termasuk empat kekalahan beruntun. Salah satu kekalahan terberat mereka terjadi di Emirates Stadium lebih awal musim ini (0-4), yang menjadi salah satu kekalahan terbesar mereka di kompetisi ini.
- Ketika menghindari kekalahan dalam pertandingan leg pertama fase knockout UEFA Champions League, Arsenal berhasil melanjutkan ke babak berikutnya dalam delapan dari sepuluh kesempatan sebelumnya, termasuk lima laga terakhir secara berturut-turut.
Aspirasi Tim
- Arsenal berusaha mencapai final UEFA Champions League pertama mereka sejak 2006. Jika berhasil, ini akan menjadi periode terpanjang antara final Liga Champions oleh tim yang sama, menyusul Atlético Madrid pada 2014.
- Atlético Madrid berpeluang mencapai final ketiga di bawah asuhan Diego Simeone, yang sebelumnya sudah pernah mengantarkan timnya pada 2014 dan 2016.
Statistik Pemain
- Arsenal hanya mengalami dua kekalahan dalam 23 pertandingan terakhir di UEFA Champions League (W17 D4), kedua kekalahan tersebut terjadi melawan Paris SG (semi-final musim lalu). Mereka masih belum terkalahkan di kompetisi saat ini (P13 W10 D3) dan berpeluang untuk mencatatkan 14 laga berturut-turut tanpa kekalahan.
- David Raya, kiper Arsenal, telah mencegah lebih banyak gol dibandingkan kiper lain di UEFA Champions League sejak musim lalu (+9.9), serta mencatatkan jumlah clean sheets terbanyak di periode tersebut (14).
- Julián Álvarez dari Atlético Madrid mencetak rata-rata satu gol atau assist setiap 80 menit di karier UEFA Champions League-nya, menjadikannya pemain dengan rasio terbaik kedua setelah Erling Haaland.
Performa yang Menonjol
- Di leg pertama, Declan Rice dari Arsenal mencatatkan jumlah operan terbanyak (83), dengan 12 operan yang memecah pertahanan dan juga 12 penguasaan progresif.
- Antoine Griezmann dari Atlético Madrid mungkin akan membuat penampilan ke-128 dan terakhirnya di kompetisi Eropa besar, mencatatkan 50 gol sepanjang kariernya.
Dengan performa yang terus meningkat, kedua tim berharap dapat melanjutkan langkah mereka di kompetisi ini. Arsenal ingin kembali ke jalur final, sementara Atlético Madrid berupaya untuk menemukan kembali performa terbaik mereka di panggung Eropa.
(LC/GN)
sumber : www.bbc.co.uk
Leave a comment