Reaksi David Moyes Mengenai Keputusan VAR
Kritikan Terhadap Keputusan VAR
Manajer Everton, David Moyes, mengungkapkan kekecewaannya setelah pertandingan, menuntut agar seharusnya diberi penalti saat Rohl dijatuhkan oleh Bernardo Silva pada menit 85. “Jika itu tidak diberikan sebagai penalti, maka ini akan menjadi kebebasan total untuk bertindak di lapangan,” ujarnya.
Kejadian di Momen Krusial
Moyes merasa bahwa tindakan Silva ketika menarik Rohl sangat jelas, menyatakan, “Saya mungkin harus mengajarkan cara bertahan yang berbeda kepada para bek saya. Sepertinya sekarang kita bisa bergelut di tanah jika mau.” Ia juga menyebut bahwa dirinya sangat terkejut dengan kejadian tersebut.
Keputusan VAR dan Keterbatasan
Keputusan awal mengenai insiden tersebut diperiksa oleh Howard, asisten wasit video, yang pada akhirnya memutuskan bahwa pelanggaran terjadi sebelum bola dimainkan. Oleh karena itu, penalti atau tendangan bebas tidak dapat diberikan jika bola masih dalam keadaan out of play.
Walaupun wasit memiliki wewenang untuk memberikan tindakan disipliner, tetapi alur permainan harus tetap dilanjutkan.
Tercatat bahwa pada musim sebelumnya, Jack Stephens dari Southampton pernah dikeluarkan setelah melakukan tindakan yang melanggar aturan terhadap Marc Cucurella dari Chelsea saat bola sedang tidak dalam permainan.
Contoh Kasus Sebelumnya
Dalam kejadian lain pada bulan Februari, Erling Haaland juga mengajukan permohonan penalti setelah ditarik oleh Radu Dragusin dari Tottenham. Namun, pada waktu itu, keputusan juga menyatakan bahwa pelanggaran berakhir sebelum tendangan sudut.
Keberatan Everton
Bagi para pendukung Everton, situasi tersebut tetap menjadi perdebatan, karena mereka merasa bahwa penahanan tersebut masih berlangsung saat James Garner melakukan tendangan.
Statistik VAR menunjukkan alasan di balik kekecewaan Everton. Dengan tiga pertandingan tersisa, mereka menjadi satu-satunya tim di Premier League yang belum meraih keputusan VAR yang menguntungkan. Sebaliknya, Chelsea telah mendapatkan sebelas intervensi VAR yang menguntungkan.
Kali terakhir Everton mendapat keuntungan dari tinjauan VAR adalah pada Januari 2025, saat mereka diberikan penalti di Brighton.
Kinerja VAR di Musim Ini
Namun, data dari panel insiden kunci Premier League menunjukkan bahwa Everton tidak terlalu dirugikan secara keseluruhan. Mereka hanya mengalami satu kesalahan musim ini, di mana seharusnya mereka mendapatkan penalti saat menjamu Arsenal.
Di sisi lain, mereka juga mendapatkan keuntungan dari empat kesalahan wasit, termasuk ketidakberhasilan memberikan penalti kepada Wolves dan kesalahan serupa terhadap Arsenal dan Chelsea.
Bacaan ini memberikan informasi yang jelas dan terstruktur mengenai situasi yang tengah dihadapi oleh Everton dan reaksi manajernya, dengan tetap mematuhi pedoman yang telah ditetapkan.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment