Joel Embiid Absen di Game 2 Melawan New York Knicks
Pemain tengah Philadelphia 76ers, Joel Embiid, dipastikan absen pada Game 2 semifinal Wilayah Timur melawan New York Knicks di Madison Square Garden pada Rabu, 6 Mei 2026. Mantan MVP ini tidak bisa bermain setelah mengalami peningkatan rasa nyeri pada pergelangan kaki dan pinggul kanan usai sesi latihan pagi.
Update cedera dari 76ers dirilis pada Rabu sore, membalikkan status Embiid yang sebelumnya dinyatakan mungkin bisa tampil. Sumber yang dikutip oleh Shams Charania dari ESPN menyebutkan bahwa staf medis telah memberikan perawatan berkelanjutan, namun ketidaknyamanan yang dirasakan Embiid menghalangi partisipasinya dalam pertandingan tersebut.
Jalannya Pertandingan Sebelumnya
Masalah fisik Embiid terlihat jelas saat timnya kalah telak 137-98 di Game 1, di mana strategi ofensif Knicks memanfaatkan mobilitasnya yang terbatas. Data dari Second Spectrum menunjukkan bahwa New York mencetak 44 poin dari 27 pick-and-roll yang melibatkan Embiid, dengan efisiensi 1,63 poin per penguasaan bola.
Selama kuarter kedua pertandingan hari Senin, Embiid terkena benturan di bagian perut oleh Mikal Bridges saat melakukan screen. Insiden ini terjadi kurang dari sebulan setelah Embiid menjalani operasi apendektomi, menambah daftar masalah kesehatan yang dia hadapi di postseason.
Komentar dan Reaksi Pemain
“Saya tidak tahu apakah itu tindakan yang kotor atau tidak,” ungkap Embiid setelah mencatatkan 14 poin dan empat rebound. “Saya rasa saya harus lebih hati-hati, terutama pada bagian itu [tubuh saya]. … Tyrese sudah tidak ada, dan itu terjadi setelah permainan.”
Pemain tengah ini menambahkan bahwa meskipun kontak terasa tidak perlu, dia menyadari intensitas dari suasana playoff saat ini. Ia bermain hanya 25 menit akibat hasil pertandingan yang sudah jauh dan kondisi fisiknya.
“Saya rasa itu tidak perlu, tetapi kita harus melanjutkan. Inilah playoff basket. Jika itu kenyataannya, kita juga harus bersikap fisik,” kata Embiid.
Pendapat Draymond Green
Pembicaraan mengenai ketersediaan postseason dan performa historis Embiid mendapat sorotan dari Draymond Green, pemain depan Golden State Warriors. Green menegaskan bahwa warisan Embiid tidak seharusnya ditentukan oleh performa di babak awal hingga dia mencapai final konferensi.
“Saya benci ketika orang-orang mencoba menjadikan ini sebagai ‘pertandingan warisan untuk Joel Embiid’ hanya untuk menjatuhkannya di kemudian hari,” ujar Green. “Tidak mungkin pemain sekelas Joel Embiid dinilai dari permainan di babak pertama sewaktu dia belum mencapai tujuannya.”
Green menekankan bahwa sebagai MVP NBA dan All-Star, Embiid diharapkan menjalani playoffs yang dalam untuk membuktikan posisinya di antara para pemain big men elit liga.
“Saya tahu banyak yang berkata, ‘Apakah ini pertandingan warisan untuk Joel Embiid?’ dan saya bilang tidak, ‘tidak sama sekali,'” tuturnya. “Joel Embiid adalah pemain hebat, MVP NBA, dan salah satu big terbaik di liga ini.”
Dia menyimpulkan bahwa makna dari penampilan Embiid akan meningkat jika 76ers berhasil melanjutkan ke tahap berikutnya, sesuatu yang sudah sulit dicapai franchise sejak 2014.
Perspektif Tim
Meskipun ada kekhawatiran cedera, kembalinya Embiid ke lineup lebih awal musim ini mengejutkan banyak pengamat. Seorang pejabat tim yang tidak mau disebutkan namanya berbagi pandangannya tentang kemampuan Embiid untuk tampil setelah absen lama.
“Kisah Embiid adalah yang paling gila dalam NBA,” kata Pejabat Tim. “Dia sudah tidak terdengar selama berbulan-bulan—bagaimana bisa tiba-tiba berubah menjadi Olajuwon setelah absen hampir sepanjang musim? Sixers gila… kalian harus mencintainya.”
Kondisi ini menjadi perhatian yang lebih besar, mengingat pentingnya performa Embiid untuk tim dan harapan mereka dapat mencapai babak selanjutnya di playoff.
(BA/GN)
sumber : www.asatunews.co.id
Leave a comment