Harry Kane Tunjukkan Ketajaman di Bayern Munich
Harry Kane kini telah diakui sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Tidak hanya menjadi pencetak gol terbanyak untuk Bayern Munich, tetapi ia juga berperan penting dalam permainan tim. Meski Bayern tereliminasi oleh PSG di semifinal Champions League, Kane kembali menunjukkan kemampuannya sebagai pencetak gol, sehingga ia berhasil menyamai rekor pencetak gol di fase knockout yang sebelumnya hanya dipegang oleh Cristiano Ronaldo.
Dengan gol yang dicetak di menit-menit terakhir melawan PSG, Harry Kane menjadi pemain kedua dalam sejarah yang mencetak gol di enam pertandingan knockout berturut-turut di Liga Champions, menyusul Ronaldo. Musim ini ia mencatatkan 14 gol di kompetisi tersebut dan total 55 gol di semua kompetisi, menjadikannya kandidat kuat peraih European Golden Boot.
Peran Vital di Lini Serang
Di bawah asuhan Vincent Kompany, Kane telah meningkatkan dampak serangannya dan kini dianggap sebagai penyerang paling lengkap di dunia. Meskipun bukan atlet dengan kecepatan luar biasa, ia seringkali mundur ke lini tengah atau area yang lebih dalam. Dengan kebebasan bergerak, Kane selalu hadir di area berbahaya, sering tidak terjaga di depan gawang, karena pergerakannya yang terus-menerus menyulitkan bek untuk menjaga satu lawan satu.
Perburuan Gelar Pencetak Gol Terbanyak
Meski tampil mengesankan, Harry tidak dapat menyelesaikan musim ini sebagai pencetak gol terbanyak. Dengan Bayern yang tersingkir, ia tertinggal satu gol dari Kylian Mbappé, yang saat ini mengoleksi 15 gol. Sebagai hasilnya, Cristiano Ronaldo tetap menjadi tolak ukur tertinggi di Liga Champions, dengan sejumlah gelar pencetak gol terbanyak dan trofi yang diraihnya, yang belum dapat dicapai oleh Kane musim ini.
Kane Masih Tertinggal dari Ronaldo
Harry Kane telah membuktikan dirinya sebagai salah satu striker terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris. Ia telah menunjukkan konsistensi yang luar biasa sepanjang kariernya dan semakin memperkuat dampaknya setelah bergabung dengan Bayern Munich. Namun, gelar Liga Champions masih menjadi prestasi yang belum diraih dan ia masih cukup jauh dari rekor pencetak gol Cristiano Ronaldo di kompetisi ini.
Data Pencetak Gol Sepanjang Masa
Sebelum bergabung dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Champions, dengan 140 gol dalam 183 pertandingan. Di posisi kedua ada Lionel Messi dengan 129 gol dari 163 pertandingan, dan Robert Lewandowski di tempat ketiga dengan 109 gol dari 144 laga. Saat ini, Harry Kane berada di peringkat kesepuluh dengan 54 gol dalam 70 pertandingan, sebuah angka yang terpengaruh oleh masa bertahun-tahun yang dihabiskan di Tottenham Hotspur.
Walaupun Kane jarang berada di peringkat atas pencetak gol Liga Champions, ia adalah satu-satunya pemain Inggris dalam daftar sepuluh besar tersebut. Wayne Rooney berada jauh di belakang dengan 30 gol dari 85 pertandingan dan masih merupakan pemain Inggris terdekat, meskipun dengan jarak yang signifikan. Dengan catatan tersebut, striker Bayern Munich ini telah menciptakan sejarah dalam kompetisi, namun ia perlu memperkuat warisannya lebih jauh dengan meraih gelar, yang menjadi target Bayern di musim depan.
(LC/GN)
sumber : worldsoccertalk.com
Leave a comment