Kesedihan NFF atas Gagalnya Super Eagles di Piala Dunia 2026
Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Nigeria, Mohammed Sanusi, masih merasa kecewa dengan kegagalan Super Eagles untuk bisa membaca Piala Dunia 2026. Sanusi yakin jika pelatih saat ini, Eric Chelle, diangkat lebih awal, Nigeria bisa meraih kualifikasi.
Chelle resmi menjabat sebagai pelatih Nigeria pada 7 Januari 2025, di saat situasi sulit bagi tim nasional. Pada saat itu, Super Eagles sudah berada dalam tekanan besar akibat hasil yang tidak konsisten dalam seri kualifikasi.
Pelatih asal Portugal, Jose Peseiro, dan legenda Super Eagles, Finidi George, memimpin tim pada empat pertandingan pertama. Saat Chelle mengambil alih, Nigeria hanya berhasil mengumpulkan tiga poin dari 12 kemungkinan poin.
/https%3A%2F%2Fmedia.afrik-foot.com%2Fen-ng%2F2026%2F03%2Fimago1070908956.jpg)
Chelle berhasil membangkitkan tim dan meraih empat kemenangan serta dua hasil imbang dari enam pertandingan tersisa, meskipun Nigeria akhirnya tersingkir setelah kalah dari DR Congo dalam pertandingan playoff, mengakhiri harapan mereka untuk tampil di turnamen global di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sanusi menyatakan bahwa ketidakstabilan dalam struktur kepelatihan Nigeria merupakan salah satu alasan terbesar di balik kekecewaan dalam kampanye kualifikasi ini. Ia yakin tim memiliki cukup kualitas untuk dapat lolos dengan nyaman.
“Jika hasil yang didapat tim di bawah Eric Chelle di akhir kampanye WCQ merupakan hasil yang kami capai sepanjang 10 pertandingan, tentu Nigeria akan lolos dengan sisa pertandingan,” ujar Sanusi.
Kehilangan Piala Dunia, Kerugian Besar bagi Nigeria
Kegagalan di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu kemunduran terbesar baik secara olahraga maupun finansial bagi sepak bola Nigeria dalam beberapa tahun terakhir.
Super Eagles akan absen di Piala Dunia untuk kedua kalinya berturut-turut setelah juga gagal di Qatar 2022. Ini menjadi pertama kalinya mereka tidak tampil dalam dua edisi berturut-turut sejak debut mereka di Piala Dunia pada 1994.
Dari segi finansial, Federasi Sepak Bola Nigeria diharapkan kehilangan setidaknya $9 juta dari dana partisipasi FIFA. Selain itu, mereka juga tidak akan menerima sekitar $1,5 juta untuk persiapan turnamen. Total dampak finansial diperkirakan bisa mencapai sekitar 15 miliar naira, yang akan menjadi pukulan besar bagi anggaran tahunan federasi dan program pengembangan sepak bola di seluruh negeri.
/https%3A%2F%2Fmedia.afrik-foot.com%2Fen-ng%2F2026%2F05%2Fimago1050121533-1.jpg)
Absennya Nigeria di turnamen ini juga dapat mempengaruhi pemain di pasar transfer. Piala Dunia biasanya memberi platform besar bagi pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka, dan bintang seperti Victor Osimhen dan Ademola Lookman akan kehilangan kesempatan untuk tampil di panggung terbesar dalam sepak bola.
Pendapatan dari sponsor juga diprediksi akan menurun, dengan beberapa merek mengurangi keterlibatan finansial mereka dengan tim nasional setelah kegagalan kualifikasi ini. Ditambah lagi, tanpa tampil di Piala Dunia, Nigeria mungkin kesulitan menarik talenta berbakat yang memiliki kewarganegaraan ganda.
Super Eagles juga diperkirakan akan merosot dalam ranking FIFA, yang dapat menyulitkan undian untuk kualifikasi Piala Afrika dan Piala Dunia mendatang.
Namun, ada tanda-tanda kemajuan di bawah Chelle. Pelatih ini telah membawa Nigeria meraih medali perunggu di Piala Afrika 2025 di Maroko dan berhasil mengembalikan kepercayaan diri tim nasional setelah periode sulit. Kini, Super Eagles diharapkan fokus pada laga persahabatan internasional melawan Polandia dan Portugal sebelum mempersiapkan kampanye Piala Afrika berikutnya.
(WC/GN)
sumber : www.afrik-foot.com
Leave a comment