Home Sepakbola Italia Serie A Cagliari bantah tuduhan rasisme, klaim ‘tanpa bukti’ dalam kekalahan 2-0.
Serie A

Cagliari bantah tuduhan rasisme, klaim ‘tanpa bukti’ dalam kekalahan 2-0.

Share
Cagliari bantah tuduhan rasisme, klaim 'tanpa bukti' dalam kekalahan 2-0.
Share

Kontroversi Rasisme di Pertandingan Cagliari vs Udinese

Cagliari mengungkapkan kesedihan dan kekecewaan mendalam setelah ada tuduhan rasisme terhadap pemain mereka, yang ditujukan kepada Keinan Davis dari Udinese. Pihak klub menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki bukti objektif atau dukungan yang cukup.

Pernyataan Cagliari terkait Tuduhan Udinese

Meski kedua tim enggan menyebutkan nama pemain yang terlibat, pelatih Cagliari, Fabio Pisacane, serta Davis sendiri telah menyebut Alberto Dossena sebagai sosok yang dituduh melakukan pelecehan rasis. Insiden ini terjadi pada menit-menit terakhir saat Udinese memenangkan pertandingan 2-0 di Unipol Domus, setelah Davis berusaha memperingatkan wasit tentang ejekan rasis dari penonton.

“Cagliari Calcio sangat terkejut dan kecewa mendengar pernyataan yang dikeluarkan oleh Udinese Calcio setelah pertandingan ini,” demikian pernyataan resmi klub. “Kami menegaskan bahwa nilai, sejarah, dan budaya olahraga kami tidak memberikan ruang bagi segala bentuk diskriminasi, rasisme, atau kekerasan, baik verbal maupun fisik.”

“Setiap tindakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip sportivitas wajib dikutuk dengan jelas. Situasi yang terjadi di lapangan telah dibahas dan dijelaskan setelah pertandingan, dengan memastikan bahwa tidak ada bukti objektif terkait peristiwa tersebut.”

Apabila Dossena terbukti melakukan pelecehan rasis, ia bisa menghadapi larangan bermain selama 10 pertandingan di Serie A. Namun, masih belum ada kepastian terkait adanya bukti video atau saksi yang dapat mendukung tuduhan ini.

Aksi Keinan Davis dan Hasil Pertandingan

Keinan Davis mengaku mendapatkan pelecehan rasis
Keinan Davis menuduh Alberto Dossena melakukan pelecehan rasis.(Foto: Enrico Locci/Getty Images)

Davis dengan tegas menyampaikan tuduhannya via Instagram Stories, menuliskan, “Bodoh rasis ini memanggil saya monyet selama pertandingan. Saya harap Asosiasi Serie A akan mengambil tindakan atas masalah ini.”

Bukan pertama kalinya Cagliari terlibat dalam kontroversi mengenai rasisme. Sebelumnya, mereka juga pernah mendapat kritik karena tindakan serupa yang dilakukan oleh suporter mereka terhadap pemain Juventus, Moise Kean, serta pemain Milan, Fikayo Tomori.

Baca juga:  Formasi Resmi Liga Italia Pekan 32: Siap Beraksi!

Kontroversi ini menyoroti pentingnya kesadaran akan isu rasisme dalam dunia sepak bola, dan menjadi perhatian bagi seluruh suporter dan stakeholder olahraga di Italia dan internasional.

(SA/GN)
sumber : football-italia.net

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Udinese dan Zaniolo kecam perlakuan rasis pemain Cagliari kepada Davis.

Udinese dan Zaniolo mengecam tindakan rasis yang dilakukan pemain Cagliari terhadap Davis,...

Vlahovic cetak gol cepat, Juventus kalahkan Lecce 1-0!

Vlahovic membuka keunggulan bagi Juventus dengan gol cepat di awal pertandingan, membawa...

Gueye cetak gol pertama di Serie A, Udinese kalahkan Cagliari!

Gueye mencetak gol pertamanya di Serie A, membawa Udinese meraih kemenangan atas...

Inter Buktikan Diri: Lazio 0-3, Juara yang Tak Pernah Puas!

Inter kembali menunjukkan dominasinya dengan menaklukkan Lazio 3-0. Kemenangan ini membuktikan bahwa...