Giuntoli dan Motta Berpotensi Bersatu Kembali di Atalanta
Eks pemain Juventus, Cristiano Giuntoli dan Thiago Motta, dikabarkan berpeluang untuk berkolaborasi kembali di Atalanta musim panas ini.
Karir Giuntoli yang Menjulang
Giuntoli, yang sebelumnya menjabat sebagai direktur olahraga di Napoli, terkenal saat membangun skuad Carpi dan berhasil meraih gelar Scudetto yang bersejarah di bawah Luciano Spalletti pada tahun 2023. Setelah menyelesaikan tugasnya di Partenopei, dia bergabung dengan Juventus pada musim panas berikutnya.
Perubahan di Juventus
Setelah tiba di Turin, Giuntoli menyadari bahwa Max Allegri bukanlah mitra yang tepat untuk proyek barunya. Dia kemudian berhasil meyakinkan klub untuk menggantikan Allegri dengan Thiago Motta, yang sebelumnya menunjukkan performa impresif saat menangani Bologna.
Masa Singkat Motta di Juventus
Pelatih keturunan Italo-Brasil ini resmi ditunjuk menjabat pada musim panas 2024, tetapi hanya bertahan selama delapan bulan sebelum akhirnya dipecat pada Maret 2025 akibat hasil yang kurang memuaskan. Igor Tudor menggantikannya, dan Giuntoli pun meninggalkan klub di akhir musim, memberikan jalan bagi Damien Comolli beserta timnya.
Peluang Kembali ke Atalanta
Belakangan ini, Giuntoli muncul sebagai kandidat utama untuk menggantikan direktur olahraga Atalanta, Tony D’Amico, yang diperkirakan akan meninggalkan klub di akhir musim. Dia juga berpotensi untuk bersatu kembali dengan Gian Piero Gasperini di Roma.
Menurut laporan dari Il Corriere dello Sport, Atalanta juga kabarnya akan mengakhiri kerja sama dengan Raffaele Palladino, dan Motta diidentifikasi sebagai calon pengganti.
Dampak bagi Juventus
Jika Motta resmi bergabung dengan Atalanta, ini bisa menjadi kabar baik bagi Juventus, mengingat pelatih berusia 43 tahun itu masih terikat kontrak dengan klub. Dia diharuskan mengakhiri kontraknya yang masih tersisa satu tahun untuk dapat bergabung dengan klub asal Bergamo tersebut.
Meskipun pergerakan Giuntoli ke Bergamo terdengar mungkin, ada kemungkinan dia akan membuat pilihan lain kali ini. Perkembangan ini tentunya akan berdampak pada klub-klub yang terlibat serta situasi pelatih di Serie A.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment