Arsenal Dekati Gelar Liga Premier Setelah Kemenangan Dramatis di West Ham
Arsenal mengambil langkah besar untuk meraih gelar Liga Premier setelah finish dramatis melawan West Ham. Kemenangan ini tidak lepas dari intervensi VAR yang terjadi di akhir pertandingan.
Arteta Puji Para Wasit untuk Keputusan VAR
Mikel Arteta memuji para wasit yang dianggap “berani” karena membatalkan keputusan yang dianggap “jelas salah” pada kemenangan kontroversial 1-0 Arsenal atas West Ham, yang semakin mendekatkan mereka pada gelar Liga Premier pertamanya dalam 22 tahun.
Leandro Trossard mencetak gol dan membawa Arsenal unggul dengan hanya tujuh menit tersisa. Namun, Callum Wilson sempat menyamakan kedudukan di masa injury time, yang bisa menjadi pukulan berat bagi Arsenal dalam perburuan gelar. Namun, setelah peninjauan VAR yang panjang, wasit Chris Kavanagh membatalkan gol tersebut karena pelanggaran terhadap kiper Arsenal, David Raya.
Keputusan ini memicu kemarahan dari pihak West Ham, namun bagi Arsenal, hasil ini membuat mereka unggul lima poin di puncak klasemen dan hanya membutuhkan dua pertandingan lagi untuk mengamankan gelar.
Arteta menambahkan, “Ini adalah keputusan yang berani dari wasit dan sangat konsisten dengan apa yang mereka bicarakan sepanjang musim. Hari ini, saya harus memuji mereka, setidaknya karena memberikan opsi kepada wasit untuk membuat keputusan yang tepat.”
“Momen Terbesar dalam Sejarah VAR” – Neville
Gary Neville menilai bahwa sistem VAR telah menghadapi ujian terbesar setelah intervensi dramatis dalam kemenangan Arsenal atas West Ham. Wilson yang hampir menyamakan kedudukan dianggap melakukan pelanggaran.
“Ini adalah momen besar dalam sejarah VAR di Premier League. Ini sangat signifikan,” ungkap Neville. “Saya rasa itu pelanggaran, namun apakah VAR cukup berani untuk membuat keputusan tersebut? Ini penting bagi hak wasit di negara ini dan terlalu besar untuk salah.”
Moyes Mengakui Harapan Eropa Semakin Pudar
David Moyes mengakui harapan Everton untuk berpartisipasi di Eropa semakin redup setelah mereka melewatkan kesempatan untuk meraih tiga poin melawan Crystal Palace, yang berakhir imbang 2-2.
Dua kali memimpin, Everton akhirnya harus puas berbagi poin saat Palace menyamakan kedudukan melalui Jean-Philippe Mateta. “Saya berharap kita bisa bersaing di level Eropa, namun saat ini harapan itu semakin menjauh,” ungkap Moyes.
Rochdale Raih Kembali Promosi ke EFL
Rochdale berhasil bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk meraih promosi kembali ke EFL setelah menang adu penalti melawan Boreham Wood di final play-off National League di Wembley.
Boreham Wood mengungguli pertandingan melalui gol Matt Rush dan Abdul Abdulmalik. Namun, Rochdale tidak menyerah, menyamakan kedudukan melalui Tyler Smith dan header dari Mani Dieseruvwe. Dalam adu penalti, Rochdale menang 3-1 setelah kiper mereka, Oliver Whatmuff, mencetak penyelamatan penting.
Apa yang Terjadi Hari Ini?
Tottenham akan berusaha menjaga peluang mereka untuk bertahan di Premier League saat menjamu Leeds. Kemenangan akan membuat mereka unggul empat poin dari zona degradasi dengan dua pertandingan tersisa.
Millwall juga berharap mendapatkan hasil positif saat menghadapi Hull di leg kedua semifinal play-off Championship setelah pertandingan pertama berakhir imbang tanpa gol.
Kemenangan dan hasil dari pertandingan ini akan sangat menentukan langkah masing-masing tim di liga, baik dalam perebutan gelar maupun dalam perjalanan menuju Eropa.
(PL/GN)
sumber : www.independent.co.uk
Leave a comment