Keberadaan ICE di Piala Dunia 2026: Pembaruan Terbaru
Jelang dimulainya Piala Dunia FIFA 2026, pemerintah AS melalui ICE (Immigration and Customs Enforcement) mengumumkan langkah-langkah keamanan untuk turnamen olahraga terbesar di dunia ini. Direktur ICE, Todd Lyons, menyatakan bahwa lembaganya akan menjadi bagian penting dari sistem keamanan untuk acara tersebut. “Kami berkomitmen untuk menjamin keamanan semua peserta dan pengunjung,” ujarnya sebagaimana dilansir oleh The Guardian.
Clarifikasi dari Panitia Tuan Rumah
Rodney Barreto, co-chair Komite Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Miami, memberikan keterangan terbaru terkait kehadiran ICE. Dalam pernyataannya, Barreto menegaskan bahwa ICE tidak akan hadir di stadion selama pertandingan berlangsung. “ICE tidak akan berada di stadion. Ini bukanlah soal penangkapan. Kami ingin semua orang mendapatkan pengalaman yang baik,” jelasnya (via The Athletic).
Barreto juga menyampaikan bahwa ia telah berkomunikasi langsung dengan Marco Rubio, Sekretaris Negara AS, yang memberikan jaminan bahwa proses paspor bagi pengunjung akan dipermudah. “Kami merasa sangat yakin bahwa kami berada di tangan yang tepat,” tambahnya.
Dampak Keamanan bagi Pengunjung
Keputusan ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi para turis dan penggemar yang akan menghadiri Piala Dunia 2026. Dengan adanya kepastian bahwa ICE tidak akan menerapkan tindakan represif di stadion, penyelenggara berharap pengalaman menonton menjadi lebih menyenangkan. Keamanan acara tetap menjadi prioritas utama, dan jaminan dari pihak berwenang menunjukkan komitmen untuk memberikan lingkungan yang aman bagi semua pengunjung.
(WC/GN)
sumber : clutchpoints.com
Leave a comment