Brighton Berpeluang Masuk Liga Champions
Brighton saat ini berada di posisi ketujuh dan menunjukkan performa yang menjanjikan untuk kembali bermain di Eropa musim depan. Meskipun demikian, ada kemungkinan bagi Brighton untuk mendapatkan tempat di Liga Champions dengan sisa dua pertandingan yang masih harus dilakoni.
Peluang Eropa
Jika Aston Villa berhasil memenangkan Liga Europa dan finis di posisi kelima Premier League, maka akan ada enam tempat untuk Liga Champions yang tersedia. Brighton saat ini tertinggal dua poin dari Bournemouth yang berada di posisi keenam. Keduanya dalam kondisi baik, namun Bournemouth harus menghadapi Manchester City, yang masih memburu gelar juara.
Sementara itu, Brighton akan melawan Leeds United yang sudah aman dari relegasi, serta Manchester United yang sudah dipastikan berada di posisi ketiga. Penyelesaian di posisi enam besar dan semua manfaat yang didapatkan akan menjadi prestasi yang sesuai bagi Brighton, mengingat Fabian Hurzeler telah membawa tim sejauh ini sejak dirinya menjabat sebagai pelatih.
Karisma Pelatih Muda
Perhatian banyak pihak tertuju pada Hurzeler ketika ia menjadi pelatih tetap termuda di Premier League pada musim panas 2024. Robeto De Zerbi sebelumnya dianggap sebagai sosok yang sulit untuk diikuti, terutama untuk pelatih yang lebih muda dari beberapa pemain senior yang ia warisi. James Milner berusia 38 tahun, Danny Welbeck 33 tahun, dan kapten Lewis Dunk lebih tua 15 bulan dari Hurzeler saat ia diangkat dari St Pauli, di mana ia membawa tim tersebut meraih gelar Bundesliga 2.
Pada masa kepelatihannya, Hurzeler mampu membantu Brighton mencapai potensi yang lebih tinggi, bahkan berpeluang masuk ke Liga Champions. Sejak ditunjuk, Brighton berada di posisi keenam dengan selisih empat poin dari Chelsea, yang mengeluarkan lebih dari satu setengah miliar sejak 2022, sementara Brighton mendapatkan hampir £300 juta dari penjualan beberapa pemain bintang mereka.
Performa yang Konsisten
Selama menjabat, Hurzeler berhasil tampil lebih baik dibandingkan Eddie Howe di Newcastle, Andoni Iraola di Bournemouth, dan Oliver Glasner di Crystal Palace. Meski demikian, ia kurang mendapat perhatian untuk mendapatkan kesempatan yang sama seperti pelatih lainnya. Namun, Brighton telah mengamankan posisi Hurzeler dengan memperpanjang kontraknya hingga 2029, saat itu ia baru berusia 36 tahun.
Dampak Pertandingan ke Depan
Performa Brighton dalam beberapa pertandingan ke depan akan sangat menentukan apakah mereka dapat mewujudkan impian berlaga di Liga Champions. Dengan strategi yang telah diterapkan Hurzeler, tim ini memiliki peluang yang realistis untuk mencapai tahap tertinggi kompetisi Eropa.
(LC/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment