Kembalinya Mourinho ke Real Madrid Dipertanyakan Iker Casillas
Legenda Real Madrid, Iker Casillas, menyatakan bahwa klubnya seharusnya mempertimbangkan “pelatih lain” dan bukan Jose Mourinho, seiring dengan kabar bahwa kepulangan pelatih asal Portugal itu ke Santiago Bernabeu semakin dekat.
Mourinho, yang kini berusia 63 tahun, bersiap untuk memasuki masa kedua bersama tim LaLiga tersebut. Namun, presiden klub, Florentino Perez, belum mengumumkan kedatangan baru dalam konferensi pers mendesak yang diadakan untuk membahas akhir musim yang menyedihkan bagi klub, serta masa depannya, pada Selasa malam.
Terungkap bahwa Perez adalah penggerak utama di balik kemungkinan kembalinya Mourinho ke Real Madrid, berharap untuk mengubah nasib klub setelah Barcelona mendominasi kompetisi domestik selama dua musim berturut-turut.
Real Madrid juga sedang menghadapi situasi sulit dengan Kylian Mbappe, yang telah mendapat dukungan penggemar untuk meninggalkan klub, serta dampak dari konflik antara Federico Valverde dan Aurélien Tchouaméni yang masih berlangsung.
Walaupun Mourinho memiliki pengalaman cukup untuk menangani masalah tersebut, Casillas, yang meraih lima gelar LaLiga dan tiga Liga Champions selama 16 tahun karirnya di Real Madrid, termasuk bermain di bawah asuhan Mourinho, mengaku tidak setuju dengan kembalinya pelatih tersebut.
Casillas menambahkan lewat akun X-nya, “Saya tidak memiliki masalah dengan Mourinho. Dia tampak sebagai profesional yang hebat. Namun, saya tidak ingin dia di Real Madrid. Menurut pandangan pribadi saya, pelatih lain lebih cocok untuk menangani klub yang sangat saya cintai ini.”
Pernyataan Florentino Perez
Sementara itu, Perez menegaskan bahwa dia tidak berniat mengundurkan diri dari posisinya sebagai presiden setelah akhir musim yang kacau bagi raksasa Spanyol tersebut. Dia meminta dewan untuk “memulai proses pemilihan” untuk pemilihan presiden yang akan datang.
“Saya di sini untuk menyatakan bahwa saya tidak akan pergi dan akan mencalonkan diri dalam pemilihan,” kata Perez kepada wartawan yang hadir.
Dia menambahkan, “Jika ada yang ingin mencalonkan diri, ini kesempatan kalian. Tapi jangan bergerak dalam bayang-bayang dengan publikasi atau outlet berita.”
Perez, yang telah menjabat sejak Juni 2009 dan sebelumnya antara 2000 hingga 2006, juga menanggapi kritik yang menyebutkan bahwa dia terlalu lelah untuk menjalankan jabatannya. Dia meminta agar mereka yang mempertanyakan kemampuannya untuk tampil ke depan.
Dia hanya berkomentar tentang pentingnya pengembalian aset Real Madrid kepada para anggota klub dan tidak akan membahas pelatih atau pemain baru yang akan bergabung.
Dalam menanggapi pelatih dan pemain yang beredar, dia menekankan, “Saya tidak akan membahas pelatih atau pemain. Saya di sini untuk mengembalikan aset Real Madrid kepada anggotanya.”
Kritik terhadap LaLiga
Perez juga tidak hanya menargetkan jurnalis dan calon rivalnya, tetapi juga melayangkan kritik terhadap LaLiga. “Kami perlu berjuang melawan LaLiga. Korupsi dalam permainan, sistematis,” tuturnya.
Dengan situasi yang tidak menentu ini, masa depan pelatih yang akan memimpin Real Madrid menjadi sangat krusial bagi performa dan keberhasilan klub ke depan.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment